Banyuwangi (beritajatim.com) – Kecelakaan maut yang melibatkan bus pariwisata Pringgodani Putra dan truk Fuso terjadi di Jalan Raya Situbondo-Banyuwangi pada Kamis (19/2/2026). Insiden tragis di jalur menikung tersebut mengakibatkan satu orang pengemudi meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kapolsek Wongsorejo, AKP Eko Darmawan, mengonfirmasi bahwa korban jiwa adalah pengemudi truk Fuso yang mengalami luka parah di bagian kepala. Beruntung, sebanyak 30 penumpang bus pariwisata dilaporkan selamat tanpa luka serius dalam peristiwa hebat ini.
Peristiwa bermula saat bus pariwisata Pringgodani Putra bernopol K-7005-C melaju dari arah utara menuju selatan dengan tujuan wisata ke Bali. Saat melintasi jalur yang menikung, bus tersebut dilaporkan mencoba menyalip kendaraan lain namun tidak memiliki ruang gerak yang memadai.
Secara bersamaan, truk Fuso dengan nopol B-9347-UIP melaju dari arah berlawanan, yakni dari selatan menuju ke utara. Akibat jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan head-on antar kedua kendaraan besar tersebut tidak dapat dihindarkan lagi.
“Akibat kejadian itu, sopir truk Fuso mengalami luka pada kepala bagian kanan dan meninggal dunia ditempat,” kata AKP Eko.
Identitas korban meninggal dunia diketahui bernama Hanafi Yudistira (47), warga Campaka Mulya, Cimaung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Sementara itu, armada bus pariwisata tersebut dikemudikan oleh Sahur yang merupakan warga Comal, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Ia didampingi oleh seorang kernet bernama Aji yang juga berasal dari wilayah Ampel Gading, Kabupaten Pemalang.
Kondisi kedua kendaraan pasca-kecelakaan dilaporkan rusak parah, terutama pada bagian kabin depan truk yang ringsek tak berbentuk akibat benturan. Kabin pengemudi bus pariwisata bahkan terlihat rusak total hingga terlepas dari rangka utama kendaraan setelah menghantam besi Truk Fuso.
“30 penumpang bus pariwisata selamat dan untuk total kerugian sekitar Rp.25Juta,” papar AKP Eko terkait dampak materiil dari insiden di jalur nasional tersebut. Angka kerugian tersebut merupakan estimasi awal berdasarkan kerusakan fisik kendaraan yang terlibat tabrakan.
Saat ini, pihak kepolisian dari Polsek Wongsorejo telah mengamankan lokasi untuk melakukan penyelidikan lebih mendalam mengenai penyebab pasti kecelakaan. “Sementara kejadian ini masih dalam penanganan untuk penyelidikan lebih lanjut,” pungkas AKP Eko. [alr/beq]






