Pacitan (beritajatim.com) – Jajaran Polsek Ngadirojo dan Polres Pacitan melakukan penyisiran ruas jalan rusak serta memberikan tanda pilox putih pada titik-titik berlubang berbahaya, Rabu (18/2/2026). Langkah preventif ini diambil guna menekan angka kecelakaan lalu lintas, terutama dalam menyambut lonjakan arus mudik Lebaran mendatang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Satgas Preventif dalam Operasi Keselamatan 2024 yang dilaksanakan secara serentak oleh seluruh jajaran Polres Pacitan. Petugas menyisir berbagai jalur mulai dari jalan nasional, jalur lintas provinsi, hingga jalan kabupaten yang menjadi urat nadi transportasi warga.
Kasat Lantas Polres Pacitan, AKP Moch Angga Bagus Sasongko, menyatakan bahwa program ini bertujuan memetakan sekaligus menandai lokasi jalan berlubang yang berisiko tinggi. Monitoring lapangan dilakukan secara intensif untuk memastikan tidak ada titik bahaya yang terlewat dari pengawasan petugas.
“Kegiatan Satgas Preventif ini kita lakukan dengan monitoring dan pengecekan lapangan untuk mengetahui titik-titik jalan berlubang di Kabupaten Pacitan. Ini salah satu bentuk kegiatan preventif pencegahan kecelakaan,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).
Penandaan menggunakan pilox putih sengaja dipilih agar lubang-lubang tersebut mudah terlihat oleh pengguna jalan, khususnya saat berkendara di malam hari. Penandaan ini diharapkan memberikan peringatan dini bagi pengendara agar lebih waspada dan mampu mengambil langkah antisipasi.
“Apabila kita temukan jalan berlubang, langsung kita beri tanda pilox putih. Harapannya saat masyarakat melintas bisa lebih waspada, bisa menghindari lubang tersebut dan menekan angka kecelakaan lalu lintas,” jelas Angga.
Pihak kepolisian menengarai banyak kecelakaan terjadi akibat manuver mendadak pengendara yang mencoba menghindari lubang jalan di lokasi dengan penerangan minim. Kondisi jalan yang gelap seringkali membuat lubang tidak terlihat hingga jarak yang sudah terlalu dekat bagi pengendara untuk bereaksi.
“Dengan kondisi malam yang gelap, kita pilox putih supaya terlihat jelas. Sehingga masyarakat bisa menghindari jalan berlubang itu, Ada beberapa titik di Pacitan, terutama jalur lintas provinsi, yang masih terdapat jalan berlubang. Kita lakukan pemetaan dulu, dengan harapan nanti ada perbaikan dari pemerintah daerah,” katanya.
Operasi ini melibatkan seluruh Polsek jajaran karena personel di tingkat kecamatan dianggap lebih menguasai medan dan titik rawan di wilayah masing-masing. Langkah kolaboratif ini menjadi wujud nyata pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di seluruh pelosok Kabupaten Pacitan.
“Petunjuk Bapak Kapolres kemarin bukan hanya dari lalu lintas saja. Teman-teman di Polsek juga ikut membantu karena lebih mengetahui jalur di wilayah masing-masing. Ini bagian dari tugas Harkamtibmas,” pungkas Angga. [tri/beq]






