Gresik (beritajatim.com) – Insiden dramatis terjadi di ruas Tol Surabaya–Gresik pada Minggu malam (15/2/2026), saat sebuah mobil sedan dengan nomor polisi L 1079 I terbakar hebat dalam perjalanan dari Porong menuju Tuban.
Menurut pemilik kendaraan, Saifur Rizal, kebakaran ini diduga disebabkan oleh korsleting pada sistem kelistrikan mobilnya. Kejadian ini mengingatkan pentingnya pemeriksaan rutin terhadap kondisi kendaraan, terutama sistem kelistrikannya, sebelum melakukan perjalanan jauh.
Saifur Rizal, warga Porong, Sidoarjo, menceritakan bahwa saat melaju di tol, ia mencium bau menyengat seperti kabel terbakar dari bagian depan mobil. “Saat di jalan tol, saya mencium bau seperti kabel terbakar. Tidak lama kemudian muncul asap putih dari dalam kap mobil,” ungkap Saifur kepada wartawan.
Bau tersebut menandakan adanya masalah pada kelistrikan kendaraan. Tidak lama setelah itu, muncul ledakan kecil yang semakin memperburuk situasi.
Menyadari potensi bahaya yang mengancam, Saifur segera menepikan mobilnya ke bahu jalan dan mengajak istri serta anak-anaknya untuk menjauh. Beberapa detik setelah mereka keluar, api mulai membesar dan melahap hampir seluruh bagian mobil.
Beruntung, petugas tol yang berada di sekitar lokasi segera bertindak. Mereka menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Gresik, yang tiba di lokasi tak lama setelahnya. Dengan mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, petugas damkar segera memadamkan api yang masih menyala.
“Proses pemadaman kami mengerahkan 8 personel serta satu unit mobil damkar dan satu unit mobil suplai air,” jelas petugas piket Rizal S. Nugroho. Setelah beberapa waktu, api berhasil dikendalikan dan dipastikan padam total. Untungnya, insiden ini tidak menimbulkan korban luka atau jiwa.
Meski demikian, arus lalu lintas sempat mengalami perlambatan karena proses evakuasi dan pemadaman. Namun, situasi segera kembali kondusif setelah pendinginan selesai dilakukan. Setelah memastikan kondisi aman, petugas pemadam kebakaran kembali ke pos kota.
Insiden kebakaran mobil ini menjadi pengingat penting bagi pengendara untuk lebih waspada terhadap kondisi kelistrikan kendaraan. Korsleting pada mobil dapat terjadi akibat kabel yang aus, instalasi kelistrikan yang tidak standar, atau kurangnya perawatan.
Para pengendara diimbau untuk segera menepi jika mencium bau terbakar atau melihat asap dari kap mesin, serta segera menjauh dari kendaraan untuk menghindari risiko kebakaran yang lebih besar. [dny/suf]






