Bandung (beritajatim.com) – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Barat menyelenggarakan istighasah dan munggahan menyambut Ramadan 1447 Hijriah di Pondok Pesantren Darul Ma’arif Rahayu, Kabupaten Bandung, Minggu (15/2/2026). Ribuan kader hadir berkumpul untuk memanjatkan doa bersama sekaligus memberikan dukungan spiritual kepada mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut.
Acara ini secara khusus ditujukan untuk mendoakan keselamatan Gus Yaqut yang saat ini sedang menghadapi proses hukum sebagai tersangka di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Meskipun menyandang status tersangka terkait kasus kuota haji, penetapan hukum tersebut dinilai masih menyisakan polemik di tengah masyarakat.
Ketua GP Ansor Jawa Barat, Subhan Fahmi, menyatakan bahwa doa kolektif ini diharapkan mampu melancarkan agenda praperadilan yang tengah diajukan pihak Gus Yaqut. Ia berharap melalui ikhtiar batin ini, berbagai tuduhan hukum yang dialamatkan kepada Ketua Dewan Penasihat PP GP Ansor tersebut segera terselesaikan.
“Saya ingin mengajak seluruh kader untuk senantiasa terus menerus mendoakan sesama kader. Gus Yaqut adalah kader sekaligus ketua Dewan Penasihat PP GP Ansor, yang juga sebelumnya adalah Ketua Umum PP Ansor 2016-2024,” ungkap Subhan Fahmi.
Sebagai bentuk keseriusan dukungan, para kader melantunkan surat Yasin sebanyak 4.000 kali dalam rangkaian istighasah tersebut. Hal ini dilakukan dengan harapan besar agar status tersangka yang melekat pada Gus Yaqut dapat dibatalkan melalui jalur hukum resmi.
“Kita membaca 4.000 kali Yasin untuk mendoakan keselamatan Gus Yaqut. Kita berdoa agar agenda prapradilan yang sedang diajukan oleh pihak Gus Yaqut berjalan lancar dan Gus Yaqut dibebaskan dari berbagai tuduhan dan status tersangka beliau dihilangkan,” jelasnya.
Selain fokus pada isu hukum, kegiatan ini juga dimaknai sebagai tradisi “munggahan” untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Momen ini menjadi ungkapan rasa syukur dan suka cita warga Nahdlatul Ulama (NU) dalam menyongsong bulan penuh berkah.
“Tentunya sebagaimana kita warga NU, kita istilahnya munggahan. Sebagai ungkapan syukur dan suka cita kita akan datangnya bulan Ramadhan. Saya sebagai ketua PW tentunya ingin mengucapkan Marhaban Ramadan bagi seluruh kaum muslimin se-Indonesia,” tambahnya.
Penyelenggaraan istighasah ini diprakarsai oleh Pimpinan Ponpes Darul Ma’arif, KH Sofyan Yahya, yang selama ini menjadi penasihat bagi Ansor Jawa Barat. Subhan Fahmi pun menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas bimbingan dan fasilitas yang diberikan oleh sang kiai.
“Atas nama PW Ansor Jabar, saya ingin mengucapkan hatur nuhun kepada KH. Sofyan Yahya,” kata Subhan mengapresiasi bantuan tuan rumah.
Dalam ceramahnya, KH Sofyan Yahya mengajak seluruh anggota Ansor untuk tidak bersikap temperamental meski sedang menghadapi masalah berat. Ia juga menyatakan keyakinan kuat bahwa Gus Yaqut bersih dari segala tuduhan korupsi kuota haji yang sedang diproses.
“Uang haji semuanya uang jemaah, bukan uang pemerintah. Mau dikorupsi seperti apa? Kuota haji dikorupsi, dikorupsi bagaimana? Sepengetahuan saya itu adalah kebijakan menteri, dan kebijakan menteri tidak bisa dikriminalisasi,” tegas KH Sofyan Yahya.
Kiai Sofyan bahkan bersumpah untuk menegaskan pandangannya bahwa kebijakan seorang menteri tidak seharusnya menjadi objek kriminalisasi hukum. Beliau memandang persoalan kuota haji merupakan murni kebijakan strategis dan bukan merupakan tindak pidana korupsi.
“Makanya, saya bersumpah demi Allah, menurut saya tidak ada mantan menteri agama (Gus Yaqut, red) korupsi kuota haji. Saya juga berharap sahabat-sahabat Ansor dalam menghadapi masalah jangan temperamen, jangan emosional,” ujarnya berpesan.
Sebagai penutup pesan moralnya, ia mengimbau para kader untuk lebih mengedepankan munajat kepada Allah SWT sebagai solusi atas setiap kesulitan. Beliau mengingatkan bahwa di hadapan Tuhan, segala sesuatu yang terlihat mustahil dapat terjadi dengan kekuasaan-Nya.
“Lebih baik kita bemunajat kepada Allah SWT, sebab di hadapan Allah tidak ada yang mustahil,” pungkas Kiai Sofyan dengan penuh keyakinan. [beq]






