Ngawi (beritajatim.com) — Seorang remaja 13 tahun dilaporkan tenggelam saat berenang di sungai wilayah Desa Walikukun, Kecamatan Widodaren, Ngawi, Sabtu (14/2/2026). Petugas Damkar Ngawi bersama unsur terkait langsung melakukan upaya pencarian dan evakuasi usai menerima laporan kejadian tersebut.
Korban berinisial A, putra dari Didik Dwi Prasetyo, warga Desa Widodaren, Kecamatan Widodaren, Ngawi.
Kasi Penyelamatan Damkar Ngawi, Rochmat Angga Permadi, menjelaskan bahwa korban diketahui berenang bersama empat temannya sebelum akhirnya tenggelam di lokasi kejadian.
“Damkar Ngawi menerima laporan adanya seorang anak tenggelam di sungai dan segera melakukan pencarian serta evakuasi bersama unsur terkait,” ujar Rochmat Angga Permadi.
Proses pencarian berlangsung sekitar 30 menit. Korban akhirnya ditemukan di lokasi awal saat berenang. Namun nahas, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia saat berhasil dievakuasi. Selanjutnya, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
“Atas nama Damkar Ngawi, kami turut berduka cita sedalam-dalamnya kepada almarhum adik A. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini,” imbuhnya.
Rochmat juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi, mulai dari Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar), Babinsa, Bhabinkamtibmas, SAR Sikatan, hingga warga sekitar.
Ia menegaskan, peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan bersama, khususnya terhadap aktivitas anak-anak di sekitar sungai dan perairan terbuka.
“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Mari meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” pungkasnya. [fiq/kun]






