Malang (beritajatim com) – Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Malang digelar di ruang paripurna Kantor DPRD Kabupaten Malang, Sabtu (14/2/2026).
Hadir seluruh perwakilan cabang olahraga (cabor) se-Kabupaten Malang. Awalnya, terdapat tiga calon ketua yang maju dalam bursa pencalonan. Yakni Darmadi (Ketua DPRD Kabupaten Malang. Zia Ulhaq (Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Malang), dan Hendra Prastiawan.
Ketiga calon diberi waktu pemaparan visi dan misi selama 20 menit. Dalam paparannya, Darmadi memiliki delapan program prioritas. Antara lain pembenahan tata kelola organisasi yang transparan dan modern berbasis teknologi.
Ia juga berkomitmen meningkatkan prestasi atlet Kabupaten Malang melalui berbagai program pembinaan, serta mendorong peningkatan sarana dan prasarana olahraga yang memadai.
Darmadi juga menargetkan prestasi atlet Kabupaten Malang mampu menembus peringkat minimal kedua di tingkat Jawa Timur. Sementara itu, Hendra Prastiawan pada akhir sesi penyampaian visi dan misi menyatakan mundur dari pencalonannya sebagai Ketua KONI Kabupaten Malang.
Sesi pemaparan terakhir, Zia Ulhaq menegaskan komitmennya untuk meningkatkan prestasi atlet sekaligus memperkuat tata kelola organisasi berbasis digital. Selain itu, Zia juga menyoroti pentingnya pembenahan sarana dan prasarana olahraga serta peningkatan kesejahteraan atlet.
Politisi Partai Gerindra tersebut menyebut visi dan misi yang disusunnya, merupakan hasil serapan aspirasi dari berbagai cabang olahraga di Kabupaten Malang.
Hingga saat ini proses Musorkablub KONI Kabupaten Malang masih berlanjut dengan pemilihan Ketua KONI terpilih. (yog/ian)






