Surabaya (beritajatim.com) — DT Peduli Jawa Timur menghadirkan inisiatif baru untuk mendukung pemulihan ekonomi masyarakat terdampak bencana. Program Peduli Peternak Sejahtera resmi diluncurkan bagi warga penyintas erupsi Semeru yang kini menempati Hunian Tetap (Huntap) Bumi Semeru Damai.
Program ini diawali dengan penyerahan 10 ekor bakalan sapi kepada 10 penerima manfaat, yang berlangsung di kandang sapi Huntap Bumi Semeru Damai, Lumajang.
Acara peluncuran ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, antara lain drh. Endra Novianto, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lumajang, drh. Hariyanto, Kepala UPT Puskeswan Pasirian, serta drh. Hilda bersama tim pendamping. Kehadiran mereka menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap program pemberdayaan ekonomi berbasis peternakan ini.
Dalam sambutannya, drh Endra Novianto menekankan tanggung jawab para penerima manfaat dalam merawat sapi yang diberikan.
“Saya mewakili pemerintah Kabupaten Lumajang mengucapkan terima kasih kepada DT Peduli atas bantuan bakalan sapi untuk warga Huntap. Bantuan ini sebagai pendukung perbaikan ekonomi warga Huntap. Kami berharap sapi-sapi ini dirawat dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.
Hal ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya perawatan hewan agar program dapat berjalan efektif.
Sementara itu, drh. Hariyanto memastikan UPT Puskeswan Pasirian akan memberikan pendampingan intensif terhadap kelompok ternak di Huntap Bumi Semeru Damai.
“Jika ada keluhan kesehatan hewan atau membutuhkan penanganan segera, silakan langsung berkomunikasi. Pendampingan kelompok ternak di sini menjadi bagian dari kewajiban kami,” jelasnya.
UPT Puskeswan juga telah menjadwalkan vaksinasi PMK dalam satu pekan ke depan untuk memastikan kesehatan seluruh ternak tetap terjaga.
Kepala Kantor Perwakilan DT Peduli Jawa Timur, Bangbang Sujana, menambahkan bahwa sapi yang diberikan menjadi hak milik penuh masing-masing penerima manfaat. Namun, ada komitmen kuat untuk merawat dan mengelola hewan secara bertanggung jawab.
“Kami ingin program ini tidak hanya meningkatkan perekonomian, tetapi juga menanamkan nilai amanah agar kebermanfaatannya terus berlanjut,” tuturnya.
Program Peduli Peternak Sejahtera merupakan salah satu langkah strategis DT Peduli Jawa Timur untuk mendorong kemandirian ekonomi penyintas erupsi Semeru. Melalui pendekatan pemberdayaan, pendampingan teknis, dan edukasi spiritual, program ini diharapkan mampu menciptakan kelompok ternak yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan.
Kolaborasi antara lembaga zakat, pemerintah daerah, dan UPT Puskeswan ini diharapkan menjadi model pemberdayaan ternak yang efektif bagi masyarakat relokasi di Lumajang. Program ini tidak hanya menekankan aspek ekonomi, tetapi juga keberlanjutan sosial dan kapasitas lokal masyarakat untuk berkembang mandiri, seiring upaya pemulihan pasca-bencana.
Dengan dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak, program Peduli Peternak Sejahtera di Huntap Bumi Semeru Damai menjadi juga diharapkan dapat menjadi contoh nyata bagaimana pemberdayaan berbasis peternakan dapat meningkatkan kesejahteraan warga sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi komunitas terdampak bencana. (fyi/ian)






