Surabaya (beritajatim.com) – Persik Kediri gagal mengamankan tiga poin kandang usai ditahan imbang PSIM Yogyakarta dengan skor 2-2. Pertandingan ini digelar di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik pada Jumat (13/2/2026) sore
Babak Pertama
PSIM Yogyakarta langsung mengambil inisiatif serangan sejak sepak mula. Tim berjuluk Laskar Mataram itu mendominasi penguasaan bola dan hampir membuka skor pada menit ke-12.
Berawal dari tendangan bebas Ze Valente, Rahmatshoh berhasil menyambut bola dengan sepakan keras. Namun, bola masih melenceng tipis di sisi kanan gawang Persik yang dijaga Leo Navacchio.
Tekanan PSIM berlanjut melalui sepakan spekulatif Adrian Luna yang membentur tiang gawang. Meski tertekan, Persik justru tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang.
Kebuntuan pecah pada menit ke-30. Jon Toral menunjukkan kualitas individunya dengan melepaskan tembakan terukur dari ruang sempit yang gagal diantisipasi kiper Cahya Supriadi. Gol tersebut membuat tuan rumah unggul 1-0.
Namun keunggulan Macan Putih hanya bertahan empat menit. PSIM menyamakan kedudukan pada menit ke-35 melalui Ezequiel Vidal.
Gol tersebut berawal dari umpan panjang kiper Cahya Supriadi yang langsung membelah lini pertahanan Persik. Vidal lolos dari jebakan offside dan dengan tenang menaklukkan Leo Navacchio. Skor berubah menjadi 1-1 hingga turun minum.
Babak Kedua
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan tidak menurun. Persik mendapat hadiah penalti pada menit ke-54 setelah Rahmatshoh dianggap melanggar Jon Toral di dalam kotak terlarang. Wasit sempat melakukan pengecekan VAR sebelum memastikan keputusan tetap penalti.
Ezra Walian yang maju sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya. Sepakan terarahnya membawa Persik kembali unggul 2-1.
Namun PSIM kembali menunjukkan mental kuat. Pada menit ke-62, Ezequiel Vidal mencetak gol keduanya dalam laga ini setelah menerima umpan Raka Cahyana. Sundulan Vidal tak mampu dibendung Leo Navacchio dan membuat skor kembali imbang 2-2.
Pertandingan semakin terbuka. Leo Navacchio tampil gemilang pada menit ke-73 saat menggagalkan peluang emas pemain pengganti PSIM, Irfan, yang melepaskan tembakan tepat sasaran.
Persik hampir kembali memimpin pada menit ke-78. Tendangan bebas Ezra Walian sempat gagal ditangkap sempurna oleh Cahya Supriadi. Bola liar jatuh ke kaki Imanol Garcia, namun sepakan lanjutannya melebar di sisi kanan gawang.
Memasuki 10 menit terakhir, PSIM tampil lebih agresif. Rodrigo Dias yang masuk sebagai pemain pengganti menambah daya dobrak, sementara Persik berusaha bertahan dan sesekali melancarkan serangan balik.
Wasit memberikan tambahan waktu tujuh menit. Sejumlah peluang tercipta, termasuk sundulan Fahreza yang nyaris membawa kemenangan bagi Persik, namun bola masih melebar.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-2 tetap bertahan. (faw/but)






