Surabaya (beritajatim.com) – Sinergi strategis antara penyedia teknologi dan lembaga pendidikan vokasi menjadi kunci utama dalam mencetak pelaut unggul di kancah internasional. Menandai hubungan kerja sama yang telah berjalan selama 15 tahun, CEO dan jajaran Direksi MultiIntegra Technology Group (MITG) melakukan kunjungan resmi sekaligus menyerahkan penghargaan khusus kepada Direktur Politeknik Maritim (Polimarim) AMI Makassar, pekan lalu.
Penghargaan ini menjadi catatan sejarah tersendiri bagi MITG, di mana Polimarim AMI Makassar dinobatkan sebagai lembaga diklat maritim pertama di Indonesia yang menerima apresiasi tersebut karena loyalitas dan komitmen kerja sama yang melampaui rentang waktu satu dekade.
Dalam sambutannya, Direktur Polimarim AMI Makassar, Dr. Ir. H. Amrin, S.E., S.T., M.M., M.A.P., CRP., C.IQA, menjelaskan bahwa institusinya sangat disiplin dalam mengikuti standar nasional maupun internasional. Selain mematuhi UU Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi dan regulasi Kemendiktisaintek serta Kemenhub, Polimarim secara konsisten menerapkan ketentuan STCW Code Section A-I/12.
“Kami melengkapi politeknik dengan simulator berkualitas tinggi yang sanggup menyimulasikan semua skenario pelatihan secara sempurna. Alat ini bukan sekadar media ajar, tapi juga sarana asesmen dan ujian komprehensif untuk sertifikasi keahlian pelaut,” tegas Dr. Amrin.
Polimarim AMI Makassar bukan hanya unggul di program kepelautan (Nautika, Teknika, dan ETO), tetapi juga di bidang non-kepelautan seperti Manajemen Logistik dan Bisnis Maritim hingga jenjang Magister Terapan. Berbagai capaian mentereng telah ditorehkan, antara lain:
* Terbaik di Wilayah Timur: Meraih predikat Perguruan Tinggi Maritim Swasta terbaik dari LLDIKTI Wilayah IX SULTAN BATARA.
* Akreditasi Unggul: Memiliki akreditasi institusi dan program pendidikan dari BAN-PT serta LAM dengan predikat minimal ‘Baik Sekali’.
* Approval Berkelanjutan: Berhasil mempertahankan Approval Program Diklat Kepelautan dari Dirjen Perhubungan Laut selama lebih dari 10 tahun secara berturut-turut.
* Cetak Ribuan Lulusan: Hingga tahun 2025, statistik menunjukkan Polimarim telah meluluskan sebanyak 13.785 orang yang kini mengisi sektor transportasi laut nasional.
* Pertumbuhan Mahasiswa: Per Januari 2026, tercatat sebanyak 1.920 mahasiswa aktif yang menempuh pendidikan di kampus ini.
CEO MultiIntegra Technology Group, Aloys Sutarto, menegaskan komitmennya untuk terus mendukung infrastruktur laboratorium maritim Indonesia dengan teknologi masa depan. MITG menyadari tantangan global seperti program International Maritime Organization (IMO) Green Voyage 2050 dan teknologi Maritime Autonomous Surface Ship (MASS).
“Kami berusaha menyediakan teknologi yang tidak memberatkan lembaga diklat. Kami menyiapkan opsi mulai dari Part Task Simulator, Full Mission Simulator, hingga Smart Simulation berbasis Cloud. Bahkan, kami sudah menghadirkan simulator berbasis Mixed Realities yang memadukan Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR),” ujar Aloys Sutarto.
Kunjungan ini diakhiri dengan komitmen kedua belah pihak untuk memperkuat sinergi yang telah terjalin sejak 15 tahun lalu, demi memastikan SDM maritim Indonesia tetap kompetitif, responsif terhadap teknologi, dan mematuhi konvensi internasional.[rea]






