Gresik (beritajatim.com)– Kabar yang ditunggu-tunggu akhirnya datang. Gresik Petrokimia Phonska Plus Pupuk Indonesia (GPPI) mendapat suntikan energi besar jelang seri Proliga 2026 Bojonegoro.
Sang pelatih kepala Alessandro Lodi, dan opposite hitter andalan Oleksandra Bythsenko dipastikan siap turun dan mendampingi tim, membawa harapan baru bagi skuad kebanggaan Kota Pudak.
Kehadiran Alessandro Lodi di pinggir lapangan bukan sekadar formalitas. Pelatih asal Italia itu dikenal sebagai sosok perfeksionis dengan sentuhan taktik Eropa yang kerap mengubah arah pertandingan. Absennya Lodi di laga sebelumnya sempat membuat permainan Gresik Petrokimia kehilangan ritme dan disiplin bertahan.
Ketua Persatuan Bola Voli (PBV) Gresik Petrokimia, Iwan Febrianto mengatakan,
kembalinya Lodi disebut sebagai titik balik penting dalam perjuangan Gresik Petrokimia di Proliga musim ini.
“Insya Allah Lodi turun, termasuk juga
Oleksandra Bythsenko,” ujarnya kepada beritajatim.com, Rabu (11/2/2026).
Iwan menambahkan, opposite hitter asal Ukraina itu dikenal sebagai mesin poin utama Gresik Petrokimia, dengan spike keras dan mental baja di momen krusial.
“Mohon doanya Bythsenko bisa turun kembali setelah di seri Malang tak bisa memperkuat tim karena sakit,” imbuhnya.
Statistik membuktikan, saat Bythsenko bermain penuh, produktivitas poin Gresik Petrokimia meningkat signifikan, terutama di set-set penentuan.
Seri Bojonegoro menjadi titik balik bagi Gresik Petrokimia, setelah di Malang mengalami kekalahan dua kali. Atmosfer GOR Bojonegoro yang dikenal panas dan penuh tekanan justru disebut Lodi sebagai keuntungan tersendiri.
Dengan kembalinya Alessandro Lodi dan Oleksandra Bythsenko, Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia tak hanya datang untuk bertanding, tetapi mengirim pesan tegas kepada para rival bahwa tim asal Gresik ini belum habis. (dny/ted)






