Sidoarjo (beritajatim.com) – Ainur Rofiq, salah satu tokoh muda di Desa Wadungasri, mencalonkan atau mendaftarkan diri sebagai Calon Kepala Desa (Cakades) Wadungasri, Kecamatan Waru, di balai desa setempat.
Dengan mengusung slogan perubahan, Cak Rofiq—panggilan akrab Cakades Wadungasri—mendaftar ke ruang panitia Pilkades Wadungasri dengan diantar puluhan warga. Mulai tokoh masyarakat, sesepuh desa, kalangan muda, penggerak organisasi wanita, dan lainnya.
Cakades Wadungasri Ainur Rofiq mengatakan dirinya siap maju karena dorongan para tokoh masyarakat, sesepuh Desa Wadungasri, kaum ibu-ibu dari Nahdlatul Ulama (NU), kalangan muda, dan elemen lainnya.
“Dari dorongan elemen masyarakat yang masuk, akhirnya saya minta izin ke orang tua dan saya direstui. Dari situ saya siap maju di Pilkades Wadungasri 2026 ini,” ucapnya.
Cak Rofiq menambahkan, misinya maju sebagai Cakades tak lain ingin membawa perubahan yang lebih baik untuk desa kelahirannya. Jika diridai Allah atau dirinya terpilih, ia akan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan dan inovasi.
“Insya Allah jika terpilih, saya akan fokus dalam mewujudkan desa yang maju, sejahtera, adil, dan berbudaya dengan misi-misi seperti memperbaiki pelayanan publik, membangun ekonomi kerakyatan (BUMDes, UMKM), meningkatkan SDM (pendidikan, kesehatan), menjaga keamanan dan ketertiban, serta memperkuat infrastruktur dan partisipasi masyarakat berdasarkan nilai agama dan kearifan lokal,” urai pria yang juga dikenal sebagai kontraktor tersebut.
Ketua Panitia Pilkades Wadungasri, Amin Thohari, menjelaskan sudah ada empat bakal calon yang telah melakukan pendaftaran dan dokumennya dinyatakan lengkap. “Semua dokumen persyaratan yang diberikan akan kami lakukan pengecekan keabsahan soal benar atau tidaknya,” sebutnya.
Seperti diketahui, sebanyak 80 desa di Kabupaten Sidoarjo pada tahun 2026 akan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak. Pelaksanaan akan digelar di 17 kecamatan dari 18 kecamatan yang ada di Kabupaten Sidoarjo.
Pelaksanaan Pilkades banyak digelar di desa-desa wilayah Kecamatan Candi. Dari 24 desa yang ada di Kecamatan Candi, terdapat 16 desa yang akan melaksanakan Pilkades serentak. Pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Sidoarjo dijadwalkan pada 24 Mei 2026.
“Hanya Kecamatan Tulangan yang tidak ada penyelenggaraan Pilkades pada tahun 2026. Diharapkan semua desa yang melaksanakan Pilkades di Kabupaten Sidoarjo berjalan dengan lancar, aman, tertib, dan damai,” ucap Kepala Bidang Pemdes Dinas PMD Kabupaten Sidoarjo, Ana Musarofah.
Terdapat 80 desa yang akan mengikuti Pilkades. Paling banyak berada di Kecamatan Candi sebanyak sembilan desa. Tanggulangin, Buduran, Waru, dan Kota Sidoarjo masing-masing tujuh desa. Sementara Pilkades paling sedikit ada di Gedangan dan Wonoayu, masing-masing dua desa.
Untuk pelaksanaan Pilkades di Kecamatan Waru, terdapat tujuh desa yakni Desa Kepuh Kiriman, Wadungasri, Tambaksawah, Kureksari, Pepelegi, Kedungrejo, dan Desa Medaeng. (isa/kun)






