Pasuruan (beritajatim.com) – Pemerintah Kota Pasuruan secara resmi menetapkan identitas baru bagi dua fasilitas penting di lingkungan perkantoran melalui forum sarasehan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Langkah ini diambil untuk memperkuat karakter kota yang sarat akan nilai sejarah, namun tetap adaptif terhadap perkembangan zaman.
Penamaan “Taman Harmoni” dan “Gedung Groedo” disepakati setelah melalui proses diskusi panjang bersama para tokoh masyarakat, sejarawan, serta budayawan lokal. Penetapan nama ini bertujuan agar setiap sudut ruang publik di Kota Pasuruan memiliki jiwa dan narasi historis yang dapat diwariskan ke generasi mendatang.
“Alhamdulillah, ini sudah lama menjadi obrolan di masyarakat hingga ruang kajian kampus untuk merawat sejarah besar kita,” ujar Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo.
Proses penamaan ini dianggap krusial karena nama yang disematkan mengandung doa serta harapan besar bagi kemajuan daerah di masa depan. Pemerintah ingin memastikan bahwa pembangunan fisik di Kota Pasuruan tetap berjalan selaras dengan akar budaya multikultural yang telah ada sejak lama.
Taman kota kini bukan lagi sekadar area terbuka hijau, melainkan ruang interaksi warga yang membawa pesan persatuan di tengah keberagaman. Sementara itu, gedung eks kantin yang sebelumnya anonim kini memiliki wibawa baru dengan identitas yang lebih formal dan bermakna. “Kita ingin menatap masa depan tanpa terpisah dari akar budaya dan sejarah, namun tetap siap menghadapi modernisasi,” tambah Mas Adi.
Keterlibatan para akademisi dan praktisi budaya dalam sarasehan ini menjamin bahwa setiap pilihan kata yang digunakan telah melewati kajian mendalam. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan menjadi fondasi dalam membangun ekosistem kota yang menghargai warisan para leluhur.
Dialog terbuka seperti ini akan terus dilakukan oleh jajaran pemerintah kota guna menyerap aspirasi warga dalam setiap kebijakan pembangunan infrastruktur. Dengan identitas baru ini, aset-aset publik di Kota Pasuruan diharapkan dapat lebih dikenal dan dicintai oleh seluruh lapisan masyarakat. (ada/kun)






