Probolinggo (beritajatim.com) – Proyek rehabilitasi Rumah Dinas Wakil Wali Kota Probolinggo kembali menyedot anggaran besar. Setelah tahap awal rampung dengan biaya Rp950 juta, pemerintah kembali menggelontorkan anggaran lanjutan sebesar Rp1.417.500.000 pada tahun 2026.
Data tersebut tercantum dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (Sirup) LKPP. Dengan tambahan anggaran ini, total dana yang dikucurkan untuk rehabilitasi rumah dinas wakil wali kota mencapai lebih dari Rp2,3 miliar, meski bangunan utama sebelumnya telah dinyatakan bisa ditempati.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Probolinggo, Setyorini Sayekti, membenarkan adanya proyek lanjutan tersebut. Ia menyebut pekerjaan lanjutan dilakukan pada tahun 2026. “Iya, itu lanjutan di tahun 2026,” ujar Setyorini saat dikonfirmasi, Rabu (5/2/2026).
Menurutnya, pekerjaan tahap kedua meliputi pembangunan lanjutan di sisi selatan bangunan serta peninggian halaman rumah dinas. Selain itu, bangunan lama yang berada di area tersebut juga menjadi bagian dari penanganan proyek. “Melanjutkan bangunan sisi selatan dan peninggian halaman. Bangunan lama,” jelasnya singkat.
Meski demikian, Setyorini mengakui bahwa bangunan baru hasil proyek tahap awal dengan anggaran Rp950 juta telah selesai dan sudah bisa digunakan. “Bisa ditempati,” katanya.
Namun, belum dijelaskan secara rinci urgensi lanjutan proyek bernilai Rp1,4 miliar tersebut, termasuk detail peruntukan anggaran dan skala pekerjaan yang dilakukan, sementara bangunan utama rumah dinas telah rampung. (ada/kun)






