Bondowoso (beritajatim.com) – Kebakaran melanda sebuah rumah milik warga di Desa Jatitamban, Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso pada Rabu (4/2/2026) pagi akibat kelalaian penggunaan lampu minyak. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 08.00 WIB tersebut menghanguskan bagian kamar tidur dan mengakibatkan kerugian material hingga jutaan rupiah.
Kasatpol PP dan Damkar Bondowoso, Aries Agung Sungkowo, menjelaskan bahwa api pertama kali muncul dari atas kasur di dalam kamar. Api dengan cepat merambat ke seluruh bagian tempat tidur serta barang-barang di sekitarnya, termasuk telepon genggam yang sedang diisi daya.
“Berdasarkan hasil asesmen petugas di lapangan, penyebab kebakaran adalah lampu minyak yang diletakkan di atas kasur,” kata Aries saat dikonfirmasi, Rabu (4/2/2026). Api kemudian menjalar dengan sangat cepat dan memicu kebakaran hebat di dalam area kamar tersebut.
Kebakaran ini pertama kali diketahui oleh tetangga sekitar yang melihat kepulan asap tebal keluar dari jendela rumah milik Ibu Maani. Warga secara spontan bergotong royong melakukan pemadaman awal menggunakan peralatan manual sembari menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Bondowoso.
Petugas Damkar menerima laporan kejadian sekitar pukul 09.00 WIB dan langsung mengerahkan personel ke lokasi musibah. Satu unit kendaraan Carcentro tiba di lokasi pada pukul 10.04 WIB untuk melakukan penanganan lebih lanjut.
Saat petugas sampai di tempat kejadian, api sebenarnya sudah berhasil dipadamkan oleh warga yang sigap membantu pemilik rumah. Namun, tim Damkar tetap melakukan prosedur tetap (protap) dengan melakukan asesmen dan pengamanan di seluruh area terdampak.
“Petugas Damkar melakukan pengecekan lokasi, memastikan tidak ada titik api tersisa, serta memberikan imbauan kepada warga agar lebih berhati-hati,” ujar Aries. Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada sisa bara yang berpotensi memicu api susulan di pemukiman tersebut.
Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden yang sempat mengejutkan warga Desa Jatitamban ini. Kerugian material akibat kerusakan bangunan dan barang-barang berharga di dalam kamar diperkirakan mencapai kurang lebih Rp10 juta.
Dalam penanganan kebakaran ini, pihak Damkar Bondowoso turut bersinergi dengan unsur Kecamatan Wringin, PMI, serta perangkat desa setempat. Setelah situasi dinyatakan benar-benar kondusif, seluruh petugas kembali ke Mako Damkar untuk bersiaga kembali.
Aries Agung Sungkowo kembali mengingatkan seluruh masyarakat Bondowoso agar lebih waspada dalam menempatkan sumber api terbuka di dalam rumah. Penggunaan alat penerangan tradisional seperti lampu minyak harus mendapatkan pengawasan ekstra agar tidak membahayakan penghuni rumah.
“Lampu minyak masih banyak digunakan, tapi risikonya tinggi. Penempatannya harus benar-benar aman karena sedikit lalai, dampaknya bisa sangat besar,” tegas Aries memberikan peringatan.
Masyarakat yang menghadapi keadaan darurat kebakaran dapat segera menghubungi layanan Damkar Bondowoso melalui nomor 0332-428279 atau 113. Tersedia pula layanan respons cepat SiJaguar melalui nomor WhatsApp 0878-7713-2878 untuk mempermudah akses pelaporan bencana bagi warga. [awi/beq]






