Surabaya (beritajatim.com) – Bek asing Persebaya Surabaya asal Brasil, Jefferson Silva, mengaku sangat takjub dengan atmosfer luar biasa yang ditunjukkan Bonek dan Bonita dalam laga kandang perdananya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Pemain berusia 29 tahun tersebut terpukau melihat lautan hijau yang memenuhi tribun saat timnya menjamu Dewa United pada Minggu (1/2/2026) lalu.
Sekitar 23 ribu suporter hadir memadati stadion dan tidak henti-hentinya memberikan dukungan melalui chant penyemangat sepanjang jalannya pertandingan. Baginya, dukungan militan dari tribun menjadi energi tambahan yang sangat berarti bagi para pemain yang berjuang di atas lapangan hijau.
“Hari ini stadion cukup penuh dan sangat indah untuk dilihat, Bonek dan Bonita memberikan dukungan kepada kami dan saya merasa sangat senang dan termotivasi dengan dukungan penuh dari Bonek dan Bonita,” ujar Jefferson pada Selasa (3/2/2026).
Pemain bertahan ini mengakui bahwa pengalaman tersebut terasa sangat spesial karena merupakan kali pertama ia merasakan langsung magis GBT. Jefferson merasa kehadiran puluhan ribu suporter membuatnya jauh lebih bersemangat untuk menunjukkan performa terbaik demi lambang di dada.
Meski atmosfer stadion sangat mendukung, hasil akhir pertandingan belum mampu memberikan poin penuh bagi tim berjuluk Bajul Ijo tersebut. Persebaya harus puas berbagi angka dengan Dewa United setelah mengakhiri laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/26 dengan skor imbang 1-1.
Hasil ini sekaligus menghentikan tren positif Persebaya yang sebelumnya sukses menyapu bersih kemenangan dalam empat laga terakhir secara beruntun. Skuad asuhan tim kebanggaan warga Surabaya ini sebenarnya sempat unggul lebih dulu melalui gol Francisco Rivera pada menit ke-23.
Gol pembuka tersebut tercipta melalui skema kerja sama yang apik setelah Francisco Rivera memanfaatkan assist matang dari bek sayap Arief Catur Pamungkas. Sayangnya, euforia keunggulan tuan rumah hanya bertahan selama tujuh menit sebelum tim tamu merespons dengan cepat.
Dewa United berhasil menyamakan kedudukan melalui sepakan akurat pemain muda Kafiatur Rizky pada menit ke-30 yang gagal dihalau kiper Persebaya. Skor imbang tersebut bertahan hingga peluit panjang dibunyikan, memaksa kedua tim harus rela membawa pulang satu poin.
Jefferson Silva menegaskan bahwa timnya tidak ingin larut dalam kekecewaan meski gagal merayakan kemenangan di hadapan puluhan ribu pendukung setia. Ia meminta rekan-rekannya untuk segera mengalihkan fokus sepenuhnya guna mempersiapkan diri menghadapi tantangan di laga berikutnya.
“Mari kita pikirkan laga berikutnya untuk meraih kemenangan lainnya. Penting bagi kami untuk selalu menambah poin, kami berada di jalur yang tepat,” tegas Jefferson dengan nada optimis.
Target utama Persebaya kini adalah mencuri poin maksimal saat melakoni laga tandang yang diprediksi akan berjalan sengit ke markas Bali United. Bek jangkung ini percaya bahwa konsistensi performa tim akan membawa mereka kembali ke jalur kemenangan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. [way/beq]






