Jember (beritajatim.com) – Persid Jember bukanlah tim unggulan di Grup NN Babak Delapan Besar Lga 4 Jatim. Tuan rumah Persenga Nganjuk dan Persepam Pamekasan adalah tum terkuat di grup tersebut.
Kalkulasi ini diperoleh dari konsistensi penampilan sejak fase penyisihan awal, Babak 32 Besae, dan Babak 16 Besar. Persenga adalah tim yang selalu menang dalam sembilan pertandingan di tiga babal tersebut dan menjadi juara grup di semua fase.
Selain menyapu bersih sembilan pertandingan, Persenga mencetak 28 gol dan hanya kebobolan 4 gol. Lini serang dan benteng pertahanan tim tersebut sama kuatnya.
Sementara itu Persepam, dari sembilan kali pertandingan di tiga fase grup. tak pernah kalah memenangi tujuh pertandingan di antaranya. Mereka berhasil mencetak 20 gol dan kebobolan hanya lima gol.
Persid Jember juga tidak terkalahkan dalam sembilan pertandingan awal. Mereka memetik enam kemenangan dan tiga hasil imbang. Lini serang Persid paling lemah di antara tiga tim dengan mencetak 15 gol. Namun pertahanan Macan Raung terkokoh dengan hanya kebobolan dua gol.
Terakhir, Triple’s Kediri menjadi satu-satunya tim yang pernah kalah dalam tiga fase awal. Dari sembilan pertandingan, mereka menang enam kali, imbang sekali, dan kalau dua kali. Mencetak 17 gol, pertahanan Triple’s kebobolan hingga sembilan gol. Terbanyak di Grup NN.
Ketua Yayasan Persid Jember Baru Jember Maju Ardi Pujo Prabowo menyebut pertandingan di Grup NN 2-6 Februari 2026 bakal tidak mudah. “Saat kita lolos fase ini, maka akan memberikan yang terbaik buat Jember,” katanya.
Persid akan mengawali pertandingan melawan Triple’s di Stadion Anjuk Ladang Nganjuk, Senin (2/2/2026). “Setiap pertandingan adalah final. Semua lawan sama kuat. Setiap pertandingan wajib kami menangi. Harga mati,” katanya.[wir]






