BMKG Juanda merilis prakiraan cuaca Malang Raya 31 Januari 2026. Pagi hari cerah terik, namun waspada hujan petir di Kota Batu dan hujan serentak di Malang. – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem berupa hujan petir di Kota Batu serta hujan serentak di wilayah Malang Raya pada Sabtu (31/1/2026). Pagi hari diprediksi cerah terik, namun cuaca akan berubah drastis menjadi hujan ringan hingga petir mulai siang hari.
Kota Malang yang mencakup lima kecamatan utama mengawali pagi dengan langit cerah berawan mulai pukul 09.00 WIB hingga tengah hari. Namun, transisi cuaca menuju hujan ringan diperkirakan terjadi mulai pukul 13.00 WIB secara merata di seluruh wilayah kota.
“Memasuki pukul 13.00 WIB, hujan ringan mulai turun. Kemudian pada pukul 14.00 WIB hingga 15.00 WIB, cuaca di seluruh kecamatan Kota Malang berpotensi hujan,” dikutip dari data visual laman resmi BMKG Juanda.
Kondisi hujan di pusat kota diprediksi akan mereda menjelang sore hari. Namun, fenomena udara kabur atau berkabut akan menyelimuti Kecamatan Sukun dan Blimbing mulai pukul 17.00 WIB hingga malam hari.
Peringatan lebih serius tertuju pada wilayah Kabupaten Malang yang berpotensi mengalami cuaca buruk di siang hari. Hampir seluruh wilayah kabupaten diprakirakan akan diguyur hujan ringan secara serentak yang melanda puluhan kecamatan.
“Hujan ringan diprakirakan terjadi meluas dan serentak di hampir seluruh wilayah kabupaten antara pukul 13.00 WIB hingga 15.00 WIB,” tulis laporan BMKG tersebut. Wilayah terdampak mencakup area luas mulai dari Ampelgading, Kasembon, hingga kawasan pesisir di selatan.
Pasca hujan melanda, kawasan dataran tinggi seperti Karangploso, Kasembon, Ngantang, dan Pujon akan diselimuti kabut tebal. Fenomena ini muncul sejak pukul 17.00 WIB dan dapat memengaruhi jarak pandang bagi para pengendara yang melintas.
Bagi para pelancong yang sedang berada di Kota Batu, kewaspadaan tinggi sangat diperlukan saat memasuki pukul 13.00 WIB. Intensitas hujan di kawasan wisata ini diprediksi meningkat lebih tajam dibandingkan wilayah lain di sekitarnya.
“Potensi hujan petir terjadi antara pukul 15.00 WIB hingga 16.00 WIB di seluruh kecamatan yakni Batu, Bumiaji, dan Junrejo,” tegas data resmi BMKG. Aktivitas wisata di luar ruangan sangat berisiko selama periode waktu tersebut berlangsung.
Setelah badai petir mereda, wilayah pegunungan di Kota Batu akan diselimuti kabut pekat yang bertahan hingga malam hari. Udara kabur diprediksi mulai muncul di Kecamatan Batu dan Bumiaji sejak pukul 17.00 WIB dengan suhu yang menurun.
Memasuki dini hari Minggu (1/2/2026), cuaca di seluruh penjuru Malang Raya diprediksi akan kembali stabil dan kondusif. Langit akan didominasi kondisi berawan yang aman bagi masyarakat untuk melanjutkan aktivitas istirahat maupun perjalanan jauh. [dan/beq]






