Surabaya (beritajatim.com) – Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) menggelar International Visiting Professor bersama Chung Hwa University of Medical Technology, Taiwan, di Surabaya, 27–28 Januari 2026, sekaligus menandatangani nota kesepahaman kerja sama.
Kegiatan ini menjadi bagian penguatan jejaring internasional Umsura di bidang pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat kesehatan, sekaligus mendorong internasionalisasi Catur Dharma perguruan tinggi.
Penandatanganan MoU dilakukan antara Umsura dan Chung Hwa University of Medical Technology, Tainan, Taiwan, sebagai dasar pengembangan kolaborasi akademik lintas negara.
Dekan FIK Umsura Dede Nasrullah menyebut kegiatan ini sebagai langkah strategis peningkatan kualitas akademik dan daya saing global.
“Kami mendorong kolaborasi yang menghasilkan riset bersama, pengembangan kurikulum internasional, dan pengabdian masyarakat yang relevan dengan kebutuhan layanan kesehatan,” ujar Dede, Kamis (29/1/2026).
Adapun kerja sama meliputi pengembangan pendidikan internasional, riset kolaboratif, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta pengabdian masyarakat berbasis global di sektor kesehatan.
Empat profesor CHUMT terlibat dalam kegiatan ini, yakni Prof. Bih-O Lee, Prof. Jau-Shyang Huang, Prof. Jeng-Long Hsieh, dan Prof. Yulin Yang, yang mengisi kuliah umum dan diskusi akademik.
Salah satu agenda utama adalah general lecture bertema pengembangan kesehatan digital dan dampaknya pada keperawatan komunitas, disertai diskusi joint research dan perencanaan program riset internasional.
Agenda lain meliputi penyelarasan kurikulum internasional, perencanaan kelas internasional dan transfer kredit, serta rencana pengabdian masyarakat di fasilitas layanan kesehatan tingkat pertama.
Para visiting professor juga memberikan kuliah pakar di Program Studi S1 Farmasi serta Teknologi Laboratorium Medis D3 dan STr, yang diikuti dosen dan mahasiswa FIK Umsura. [ipl/kun]






