Blitar (beritajatim.com) – Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima oleh siswa TK Al-Hidayah 1 Desa Langon Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar ada ulatnya. Ulat yang ditemukan ini berada di dalam buah naga dalam menu MBG.
Terkait hal itu pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dadaplangu selaku dapur dari menu MBG tersebut mengakui adanya temuan ulat itu. Pihak SPPG Dadaplangu menyebut bahwa ulat yang ditemukan itu berasal dari buah naga yang tidak dikupas.
“Ada ulat dari buah, jadi ada menu buah naga, buahnya tidak dikupas hanya dipotong. Ketika diporsikan dari luar terlihat utuh ternyata pas sampai ke penerima manfaat dan dikupas ada ulat buah di dalamnya,” ungkap Kepala SPPG Dadaplangu, Mefta Yusela pada Rabu (28/1/2026).
Diketahui menu dengan buah naga itu didistribusikan kepada siswa pada Senin (27/1/2026). Saat didistribusikan buah naga tersebut memang tidak dikupas sehingga tidak diketahui jika di bagian dalam buah naga ada ulatnya.
“Ketika belum dikupas buahnya kondisi baik dan kelihatan utuh, ternyata pas dikupas ada ulatnya,” tegasnya.
Meski pihak SPPG menganggap ini sebagai faktor ketidaksengajaan karena kondisi fisik buah yang menipu, publik menyoroti aspek ketelitian dalam penyajian. Sebagai penyedia makanan untuk anak-anak, alasan tidak dikupas justru menjadi titik lemah yang menunjukkan longgarnya pengawasan dapur.
“Dari tim pemorsian juga sudah melakukan penyortiran, ternyata ada yang kelewat karena kelihatan utuh,” pungkasnya. [owi/beq]






