Milan (beritajatim.com) – Inter Milan boleh saja terpuruk di Liga Champions dengan menelan tiga kekalahan beruntun dan terancam gagal lolos 16 besar. Tetapi, nasib mereka berbalik 180 derajat di Serie A. Tim asuhan Cristian Chivu itu nirkalah dalam sepuluh giornata terakhir dengan sembilan giornata di antaranya sukses dimenangi.
Kemenangan terbaru mereka terjadi ketika membantai Pisa SC 6-2 pada giornata ke-22 Sabtu dini hari (23/1/2026). Hebatnya, kemenangan pada laga yang dimainkan di Stadio Giuseppe Meazza itu didapat dari epic comeback.
Nerazzurri tertinggal dua gol lebih dulu via brace dari Stefano Moreo (11′ dan 23′). Tetapi, sebelum babak pertama bubar, Inter sudah mencetak tiga gol balasan melalui Piotr Zielinski (39′), Lautaro Martinez (41′), dan Pio Esposito (45+2′).
Meski telah unggul 3-2, ternyata di 45 menit kedua Inter masih lapar gol dan mencetak tiga gol lainnya. Kali ini giliran Federico Dimarco (82′), Ange Bonny (86′), dan Henrikh Mkhitaryan (90+3′).
Tre punti dari Pisa sekaligus membuat Inter kian nyaman di capolista dengan 52 poin. Mereka unggul 6 poin dari runner-up sekaligus rival sekota AC Milan.
“Dua gol Pisa jadi tanggung jawabku. Tetapi, semua kembali pada mental tanding. Semua pemain sangat ingin menang dengan cara yang luar biasa,” ujar allenatore Inter Cristian Chivu dilansir Sempre Inter.
Kemenangan ini bisa jadi motivasi ekstra Inter jelang matchday pemungkas Liga Champions vs Borussia Dortmund (29/1/2026). Inter wajib menang untuk memperbesar peluang lolos otomatis ke 16 besar.
Jika gagal, maka kans ke 16 besar mengecil lantaran harus berjuang via playoff. Saat ini Inter ada di posisi 14 dengan 12 poin. Hanya delapan tim teratas yang berhak lolos otomatis ke 16 besar. Sedangkan tim peringkat kesembilan hingga ke-24 bertarung di playoff. (dio)






