Banyuwangi (beritajatim.com) – Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Raya Jember, tepatnya sekitar Jalan Tambong, Banyuwangi, Kamis (22/1/2026) sekitar pukul 13.25 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang pengemudi truk meninggal dunia di lokasi kejadian.
Tiga kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut masing-masing truk bermuatan besi bangunan dengan nomor polisi P 9311 UR, truk bermuatan sisa material bangunan bernopol DK 8040 UY, serta sebuah mobil Daihatsu Xenia bernopol DK 8779 DK. Akibat benturan keras, pengemudi truk bermuatan sisa material bangunan terjepit di dalam kabin dan dinyatakan meninggal dunia.
Salah satu warga sekitar, Hadi, mengatakan kecelakaan bermula saat truk bermuatan sisa material bangunan melaju dari arah selatan dan berusaha menyalip kendaraan di depannya dari sisi kanan. Namun, dari arah berlawanan melaju mobil Daihatsu Xenia sehingga sopir Xenia terpaksa membanting setir ke kiri untuk menghindari tabrakan.
“Pengemudi Xenia banting setir ke kiri dan menabrak pohon di pinggir jalan untuk menghindari tabrakan,” ujar Hadi.
Setelah mobil Xenia menabrak pohon, di belakangnya melaju truk bermuatan besi bangunan. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan adu banteng antara dua truk tak terhindarkan. Benturan keras tersebut menyebabkan muatan dari kedua truk berhamburan ke jalan.
“Muatan besi bangunan yang panjang terlempar ke depan hingga menusuk kaca belakang mobil Xenia yang sudah lebih dulu menabrak pohon,” jelasnya.
Akibat kejadian tersebut, warga langsung berkerumun di lokasi. Dua truk tampak saling menempel di bagian depan akibat kerasnya benturan, sementara bagian belakang mobil Xenia terlihat tertancap besi bangunan panjang dari truk di belakangnya.
Salah seorang pengendara bernama Andin, yang mengaku sebagai teman korban sopir truk bermuatan sisa material bangunan, mengatakan dirinya sempat terjebak kemacetan akibat kecelakaan tersebut. Ia mengaku terkejut setelah mengetahui salah satu korban meninggal dunia merupakan temannya.
“Tadi saya juga kena macet. Ternyata yang jadi korban merupakan teman saya, langsung saya kabari keluarganya yang ada di rumah,” ungkapnya.
Untuk mengevakuasi korban yang terjepit, Unit Laka Lantas Polres Banyuwangi mengerahkan tim gabungan yang terdiri dari Damkarmat, Basarnas, dan Dinas Perhubungan. Proses evakuasi berlangsung lebih dari satu jam. Sementara korban lain yang mengalami luka-luka langsung dilarikan ke RS Fatimah untuk mendapatkan penanganan medis.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait identitas korban serta penyebab pasti kecelakaan, sekaligus mengamankan seluruh kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti. [ayu/but]






