Blitar (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar akhirnya mengambil langkah agresif untuk merombak wajah pariwisata di pesisir selatan. Menyambut tahun 2026, Pemkab Blitar mulai menyusun Master Plan Kawasan Selatan yang terintegrasi di sepanjang Jalur Lintas Selatan (JLS).
Master plan ini disusun untuk mengkonsep seperti apa wajah dari wisata di pesisir selatan Blitar. Selatan Blitar memiliki sejumlah pantai eksotik seperti Gayasan hingga Pudak yang perlu dikelola secara profesional, agar menjadi destinasi wisata unggulan.
“Tahun ini kita membuat master plan kawasan selatan, sehingga diharapkan nanti dengan master plan itu nanti penataan rest area kemudian parkir dan penataan UMKM bisa seperti di jalan tol gitu,” ucap Eko Susanto kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Blitar pada Jumat (16/01/2026).
Poin paling krusial dalam rencana ini adalah skema pembiayaan. Pemkab Blitar menegaskan akan menjajal kekuatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) terlebih dahulu untuk membiayai pengelolaan awal.
Namun, Pemkab juga realistis. Jika kekuatan anggaran daerah dinilai tidak mampu membiayai pengembangan infrastruktur yang masif, maka opsi menyerahkan pengelolaan kepada pihak ketiga (investor/swasta) menjadi skenario yang tak terelakkan.
“Soal pendanaan tentu kalau bagai dunia bisnis itu bagus, maka kita tawarkan ke mereka, misalnya kalau APBD mampu tidak apa-apa kalau tidak mampu kita tawarkan ke pihak ketiga nanti kerjasamanya seperti apa,” imbuhnya.
Urgensi penyusunan master plan ini didorong oleh fakta bahwa pantai selatan adalah ceruk pendapatan asli daerah yang selama ini belum tergali maksimal. Padahal, potensi alamnya luar biasa besar.
Tahun ini, target PAD dari sektor pariwisata dipatok sebesar Rp 2,8 miliar. Dengan adanya penataan kawasan selatan yang profesional, angka ini dinilai masih terlalu kecil dan bisa digenjot jauh lebih tinggi.
“Tinggal kita sama-sama dan bersinergi juga dengan pihak swasta agar investasi masuk, tapi yang utama tanah yang digunakan itu jelas kepemilikannya,” tegasnya. [owi/aje]






