Jember (beritajatim.com) – Tim tuan rumah Persid membuka pertandingan perdana Grup DD dalam Babak 32 Besar Liga 4 Jawa Timur dengan kemenangan, di Stadion Jember Sport Garden, Kabupaten Jember, Senin (5/1/2026).
Anak-anak asuhan Agus Yuwono itu menggulung Arek Simo Putra Surabaya 2-0. Ahmad Dedi membuka kran gol pada menit 23, disusul sang kapten Mohamnad Hunaifi Azizi Hidayatullah pada menit 41.
Unggul dua gol pada babak pertama, permainan Persid mengendor pada babak kedua. Agus menyebut itu bagian dari taktik menghemat tenaga untuk menghadapi dua laga sisa dalam jadwal yang ketat.
“Lusa kami harus main lagi (menghadapi Persekap Pasuruan). Jadi kami main aman. Kalau kami paksa pun bisa, cuma pertandingan kedua juga sangat penting. Jadi ini bagian dari strategi saja,” kata Agus.
Namun Agus memyadari jika Persid memiliki kelemahan di sisi bek kiri. “Flank (sayap) kami juga masih kurang,” katanya.
Sementara itu Khusairi, asisten pelatih Arek Simo Putra, menilai sebenarnya pola permainan Persid bisa ditebak. “Bola ke kiri atau ke kanan kemudian lakukan crossing,” katanya.
Namun kendati tertebak, para pemain belakang Simo kesulitan mengantisipasi serangan Persid. Defisitnya stamina membuat konsentrasi pemain ambyar.
Babak kedua, Khusairi mengubah taktik dengan lebih ofensif. “Kalah satu gol atau kalah tiga gol sama saja. Mau kalah 10 gol dan kebobolan sepuluh gol juga sama saja buat saya. Kenapa kita enggak berani berubah?” kata Khusairi.
Pertandingan kedua, Rabu (7/1/2026), Persid akan menghadapi Persekap Kota Pasuruan dan Arek Simo Putra akan menghadapi Inter Putra Kediri. Dalam pertandingan pertama, Inter mengalahkan Persekap 2-0.
Dua gol Inter dicetak pemain senior Qischil Gandrum Minny pada menit 44 dan Zildan Fareldiaz pada menit 78.
Menghadapi Inter, Khusairi berpesan kepada anak-anak asuhnya untuk memperbaiki ketajaman lini depan. “Saya sekadar mengingatkan agar defense kami lebih bagus,” katanya. [wir]






