Surabaya (beritajatim.com) – Meski Hari Raya Idul Fitri beberapa bulan lagi, geliat tren baju Lebaran sudah mulai terasa di berbagai platform media sosial, khususnya TikTok. Sejumlah video yang menampilkan aktivitas para pembeli mencoba busana Muslim di pasar tradisional mendadak viral dan menarik perhatian warganet.
Fenomena ini menandai bahwa persiapan Lebaran kini semakin maju, seiring meningkatnya minat masyarakat mengikuti tren fesyen terbaru.
Salah satu video yang ramai dibicarakan memperlihatkan dua wanita paruh baya tengah menjajal gamis berwarna biru di sebuah pasar. Busana tersebut tampak dilengkapi rompi panjang yang bisa dilepas-pasang, memberikan kesan fleksibel dan modern.
Model ini disebut-sebut sebagai salah satu tren baju Lebaran yang akan populer tahun mendatang. Dalam video yang diunggah akun TikTok @sundartiindraaa, sang perekam menyebutkan bahwa model “rompi lepas” diprediksi menjadi pilihan favorit saat Lebaran.
“Rompi lepas, rompi lepas. Yang lagi ngetrend untuk lebaran,” ujar (et) sundartiindraaa dalam video TikToknya.
Kreator konten yang juga berprofesi sebagai penjual busana Muslim di Pasar Johar, Semarang, tersebut mengungkapkan bahwa tak hanya model gamis dengan rompi, ada juga sejumlah tren lain yang mencuri perhatian masyarakat, salah satunya adalah setelan rok atau yang dikenal dengan istilah “set rok”.
Dalam video unggahannya, terlihat dua wanita mencoba busana satu set yang sudah lengkap dengan atasan dan bawahan berupa rok senada. Penjual tersebut bahkan menyebut bahwa set rok bisa menjadi tren Lebaran 2026.
Selain dua model tersebut, beberapa jenis gamis lain pun tampaknya juga mulai diminati pembeli. Mulai dari Gamis Sultan yang identik dengan desain mewah, Gamis Putih yang biasanya dipilih untuk salat Idul Fitri, hingga Mahogany.
Kemunculan tren baju Lebaran yang terbilang dini ini pun menuai beragam reaksi dari warganet. Banyak yang merasa heran sekaligus terhibur karena konten terkait Lebaran sudah bermunculan, padahal bulan Ramadan saja belum tiba.
Salah satu komentar menyebutkan bahwa dalam sehari, video tentang tren baju Lebaran bisa muncul lebih dari sekali di linimasa.
“Sehari sudah lewat 2x (video tren baju lebaran) nih ibuk. Padahal lebaran masih bulan 3 wey,” komen salah satu warganet dengan menyertakan emoji tertawa.
Ada pula warganet yang bercanda bahwa kemunculan ibu-ibu penjual baju di TikTok menjadi “tanda” Ramadan akan segera datang.
“Ingat gais, kalau ibu ini lewat tandanya Ramadan sebenatar lagi,” ujar warganet lainnya.
Menariknya, pengunggah video tersebut sebelumnya juga sempat memperkenalkan tren baju Lebaran pada tahun sebelumnya, yakni model Shimmer yang sempat populer di media sosial. [fyi/aje]






