Gresik (beritajatim.com) – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Gresik menyebabkan longsor di area jogging track Gelora Joko Samudro (Gejos) Gresik. Peristiwa tersebut mengakibatkan sebagian jalur jogging mengalami kerusakan dan sementara tidak dapat digunakan oleh masyarakat.
Longsor terjadi diduga akibat intensitas hujan tinggi yang membuat struktur tanah di sekitar jogging track menjadi labil. Material tanah dan bebatuan dilaporkan menutup sebagian lintasan sehingga membahayakan pengunjung yang beraktivitas di lokasi tersebut.
Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi mengaku melihat retakan tanah sejak diguyur hujan deras. Untuk mengantisipasi risiko lebih besar, akses ke jogging track Gejos Gresik sementara ditutup.
Dampak dari longsor ini juga mengakibatkan pagar pembatas ambruk, tempat duduk, dan lampu penerangan jalan mengalami kerusakan.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik, Sukardi, mengatakan pihaknya menerima laporan tentang kejadian longsor tadi siang akibat hujan deras yang kemudian menyebabkan kontur tanah ambles ke bawah. “Petugas security Gejos melapor ke kami setelah melakukan patroli di sekeliling stadion,” ujarnya, Sabtu (3/1/2025).
Dari laporan yang masuk ke BPBD Gresik, lanjut dia, area terdampak longsor sepanjang 70 meter, dengan tinggi longsor kurang lebih 4 meter dan lebar longsor 15 meter. “Kami melakukan pemasangan garis pembatas di lokasi longsor dan koordinasi dengan Disparekrafbudpora Gresik,” ungkapnya.
Untuk mengantisipasi hal serupa, BPBD merekomendasikan pemasangan dinding penahan tanah dan penanaman pohon dengan akar tunjang yang kuat.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Gresik, drg. Saifudin Ghozali, menuturkan dirinya sudah melaporkan kejadian longsor ke Sekda dan dinas terkait, yakni Dinas Cipta Karya, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DCKPKP) Kabupaten Gresik. “Itu aset Pemkab Gresik, penggunaan dan pemeliharaan di kami. Tapi untuk dibangun kembali melibatkan dinas terkait,” tutup Ghozali. (dny/kun)






