Pacitan (beritajatim.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan terus memantau pergerakan Siklon Tropis IGGY yang terbentuk di Samudra Hindia. Meski saat ini intensitasnya dilaporkan mulai melemah dan bergerak menjauhi wilayah daratan, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap dampak tidak langsung berupa cuaca ekstrem.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Pacitan, Erwin Andriatmoko, mengonfirmasi bahwa siklon yang berkembang dari bibit siklon 90S tersebut sudah menunjukkan tren penurunan kekuatan sejak Jumat pagi.
“Ada siklon, Mas. Tapi sejak semalam sudah mecah dan bergerak menjauh dari Pacitan,” ujar Erwin dikonfirmasi Jumat (2/1/2026).
Erwin menjelaskan bahwa Siklon Tropis IGGY mencapai puncaknya pada 1 Januari 2026. Saat ini, posisi pusat siklon berada di Samudra Hindia, tepatnya di sebelah selatan DI Yogyakarta, dengan kecepatan angin maksimum mencapai 40 knot (75 km/jam) dan tekanan udara minimum 998 hPa.
Meskipun posisinya masih berada di selatan Jawa, pengamatan meteorologi menunjukkan arah pergerakan yang menguntungkan bagi wilayah Indonesia.
“Kecepatan angin maksimum Siklon Tropis IGGY dalam 24 jam ke depan diprediksi menurun menjadi kategori Low. Arah pergerakannya menuju Barat Daya, menjauhi wilayah Indonesia,” tambah Erwin.
Cuaca ekstrim yang melanda Pacitan ini diprediksi masih akan terjadi hingga Sabtu 3 Januari besuk. [tri/aje]






