Ponorogo (beritajatim.com) – Awal tahun 2026 menjadi momentum yang tak terlupakan bagi ribuan tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo. Setelah bertahun-tahun menanti kepastian, 1.818 honorer akhirnya resmi menyandang status Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui Surat Keputusan (SK) PPPK Paruh Waktu.
Plt. Bupati Ponorogo, Lisdyarita, menyebut penyerahan SK tersebut layak disebut sebagai kado tahun baru. Bukan sekadar simbol administratif, tetapi buah dari harapan panjang yang akhirnya berlabuh.
“Dibilang kado, ya kado juga buat teman-teman, karena ini memang harapan mereka. Ini sudah lama ditunggu-tunggu,” kata Lisdyarita, Rabu (31/12/2025).
Di balik terbitnya SK tersebut, tersimpan proses yang tidak sederhana. Lisdyarita mengakui, penyusunan SK PPPK Paruh Waktu. Karena membutuhkan kerja ekstra, dengan jumlah penerima yang mencapai ribuan orang.
“Untuk membuat SK-nya itu ternyata luar biasa banyak sekali. Hari ini ada 1.818, jadi prosesnya agak lama,” ungkapnya.
Namun, penantian panjang itu terbayar lunas. Lisdyarita menggambarkan suasana emosional saat SK diserahkan. Ada honorer yang telah mengabdi lebih dari 22 tahun, bahkan ada yang hanya kurang tiga bulan menuju masa pengabdian serupa.
“Teman-teman senang sekali. Hari ini mereka benar-benar bahagia dan semangat,” katanya.
Lebih dari sekadar status, Lisdyarita menegaskan bahwa pengangkatan sebagai PPPK Paruh Waktu harus menjadi titik balik dalam etos kerja. Meski berstatus PPPK Paruh Waktu, dalam SK yang diterima tertulis jelas, yakni ASN. Karena itu, Lisdyarita berharap para penerima SK menunjukkan perubahan nyata dalam sikap dan kinerja.
“Harapannya mereka harus bekerja lebih baik lagi. Disiplin dan etos kerja harus ditingkatkan,” pungkasnya.
Erwin Suganda, salah satu honorer yang bekerja di Dinas Kominfo Ponorogo bersyukur atas pengangkatan dirinya sebagai ASN lewat PPPK paruh waktu. Dengan pengakuan negara ini, dirinya bertekad akan kerja lebih baik lagi ke depannya.
“Alhamdulillah atas status ini. Kalau perasaan ya biasa saja. Ya, dengan penerimaan SK ink, ke depan akan lebih baik lagi kerjanya,” tutup Erwin. [end/aje]






