Jember (beritajatim.com) – Klub asal Kabupaten Jember, Persid, terus memperbaiki sejumlah kelemahan, terutama lini belakang, menjelang pelaksanaan Babak 32 Besar Liga 4 Jawa Timur, 5-9 Januari 2026.
Para pemain Persid saat ini melakukan pemusatan latihan di bawah bimbingan pelatih Agus Yuwono. “Kami genjot pagi dan sore,” kata Ketua Yayasan Persid Jember Baru Jember Maju Ardi Pujo Prabowo, Kamis (25/12/2025).
Ardi mengatakan, lini belakang dan bek sayap kiri Persid masih mudah ditembus. “Kami masih mencari tambahan amunisi,” katanya.
Selain itu, Ardi melihat para pemain harus memperbaiki operan dan menahan ego. “Anak-anak dalam putaran pertama kadang mempersulit dirinya sendiri dalam memberikan umpan-umpan kepada teman. Ketika kepepet baru bola dikasihkan ke teman,” katanya.
Ardi percaya Agus Yuwono bisa memperbaiki kelemahan-kelemahan tersebut. “Yayasan meminta manajemen untuk menutup celah-celah yang kemarin masih rawan dalam bertahan maupun menyerang,” katanya.
Problem harus segera diatasi karena tiga lawan yang dihadapi di Grup DD tidak mudah kendati Persid berstatus tuan rumah. Dari tiga calon lawan tersebut, Persekap Pasuruan bisa dibilang yang paling berat di atas kertas. Selama babak penyisihan grup, mereka memenangi empat pertandingan dengan mencetak 27 gol tanpa kebobolan.
Berikutnya yang terkuat adalah Inter Pemuda Kediri. Dari tiga pertandingan, mereka tak pernah kalah dan meraih tujuh angka dengan agregat gol 4-1. Sementara itu Arek Simo Putra mencetak enam angka dengan agregat gol 3-2.
Ardi menekankan bahwa semua calon lawan tidak boleh diremehkan. “Setiap pertandingan adalah final, kami harus meraih poin penuh,” katanya. [wir]






