Blitar (beritajatim.com) – Kepedulian terhadap sesama tidak mengenal usia. Aksi mulia ditunjukkan oleh siswa-siswi Taman Kanak-Kanak (TK) Al Ghifari Blitar yang menggelar penggalangan dana untuk membantu korban bencana banjir bandang di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).
Dalam kegiatan yang menyentuh hati ini, anak-anak dengan lugu dan tulus mengumpulkan donasi yang berhasil mencapai angka fantastis, yaitu Rp11.488.000,00. Meski belum pernah merasakan sedihnya terdampak bencana, namun anak-anak ini tak tega melihat saudaranya yang ada di Aceh, Sumut serta Sumbar kesulitan dan kesusahan akibat bencana banjir bandang.
Kepala Sekolah TK Al Ghifari Blitar, Maufuroh Nuzula, menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini bukanlah sekadar mengumpulkan uang, tetapi untuk memberikan pelajaran hidup yang berharga kepada para muridnya.

“TK Al Ghifari hari ini mengadakan penggalangan dana untuk saudara kita di Sumatera, yang terkena bencana. Tujuannya dari kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan rasa kepedulian kepada anak-anak, terhadap saudara-saudara kita yang terkena bencana,” ujar Maufuroh Nuzula, Kepala Sekolah TK Al Ghifari Blitar.
Aksi ini merupakan respons cepat dan nyata terhadap musibah banjir bandang parah yang melanda berbagai wilayah di Sumatera. Data terbaru menunjukkan bahwa bencana ini telah menyebabkan ratusan korban jiwa dan ribuan rumah mengalami kerusakan di tiga provinsi tersebut.
Maufuroh menambahkan bahwa penggalangan dana ini dilakukan melalui kolaborasi apik dengan dua lembaga filantropi, yaitu AG Peduli dan Lembaga Manajemen Infaq (LMI). Sinergi ini memastikan bahwa dana yang terkumpul dapat disalurkan secara profesional, amanah, dan tepat sasaran ke wilayah yang paling terdampak.
“Hari ini penggalangan dana ini bekerja sama dengan AG Peduli dan LMI. Dana disalurkan ke Sumatera, dan Aceh yang terdampak bencana. Dana terkumpul 11.488.000,” tegasnya.
Dana yang terkumpul akan sangat berarti untuk membantu pemulihan kondisi korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, mulai dari kebutuhan pokok hingga perbaikan fasilitas yang rusak.
Aksi kecil dari tangan mungil anak-anak TK Al Ghifari ini menjadi contoh nyata bahwa empati dan semangat berbagi adalah nilai kemanusiaan universal yang harus dipupuk sejak usia dini. Kisah ini diharapkan dapat menginspirasi sekolah dan masyarakat lain untuk terus bergerak dan peduli terhadap saudara sebangsa yang tertimpa musibah. (owi/but)






