Surabaya (beritajatim.com) – Ketua Asprov PSSI Jawa Timur, Ahmad Riyadh, memastikan bahwa hingga batas waktu pendaftaran sementara, Raja Siahaan menjadi satu-satunya figur yang menyatakan kesiapan maju sebagai calon Ketua Asprov PSSI Jatim pada Kongres Pemilihan yang akan digelar 12 Januari 2026.
Hal itu disampaikan Riyadh dalam keterangan resminya terkait perkembangan persiapan Kongres Pemilihan Asprov PSSI Jawa Timur.
“Alhamdulillah, sampai hari ini hanya Raja Siahaan yang masih eksis dan menyatakan kesiapan untuk maju. Saya melihat semangat dan kesiapan ada pada Raja Siahaan untuk memimpin sepak bola Jawa Timur ke depan,” ujarnya, Senin (8/12/2025).
Berpotensi Calon Tunggal
Riyadh menjelaskan bahwa apabila hingga batas akhir pendaftaran tidak ada kandidat lain yang mendaftar, proses pemilihan berpotensi mengarah pada calon tunggal. Nantinya, mekanisme aklamasi dan masa transisi kepemimpinan akan dipersiapkan agar berjalan kondusif.
“Kalau sampai batas waktu pendaftaran tidak ada tambahan calon, insyaAllah kita akan kondisikan melalui masa transisi. Akan ada tim pendamping agar proses peralihan kepemimpinan kepada Raja Siahaan berjalan baik dan berkesinambungan,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa pendaftaran calon Ketua Asprov PSSI Jatim ditutup hari ini hingga pukul 24.00 WIB, sesuai prosedur Komite Pemilihan. Setelah penutupan, seluruh tahapan akan dilaporkan dan dibahas bersama komite.
Belum Ada Nama Lain yang Mendaftar
Riyadh mengaku menerima informasi adanya nama lain yang diusulkan, termasuk dirinya sendiri. Namun hingga kini, belum ada pendaftaran resmi selain dari pihak Raja Siahaan.
“Saya menghargai semua dukungan dan aspirasi yang ada. Namun sampai saat ini, saya belum menerima pendaftaran resmi dari calon lain. Prinsip saya tetap mengutamakan musyawarah,” ujarnya.
Dorong Regenerasi Kepemimpinan
Dalam kesempatan tersebut, Riyadh kembali menekankan pentingnya regenerasi di tubuh Asprov PSSI Jawa Timur. Setelah menjabat selama dua periode, ia berharap estafet kepemimpinan dapat diteruskan demi kelanjutan program pembinaan sepak bola di Jatim.
“Jika nantinya terjadi aklamasi dan Raja Siahaan terpilih, harapan saya seluruh program yang sudah berjalan bisa dilanjutkan dengan baik. Harus ada tim transisi di bidang kompetisi, keuangan, dan perwasitan agar semuanya berjalan secara smooth,” katanya.
Riyadh menutup pernyataannya dengan harapan agar Kongres Pemilihan Asprov PSSI Jawa Timur dapat berlangsung lancar, aman, dan menghasilkan pemimpin yang mampu membawa sepak bola Jatim semakin maju.
“Kita semua berharap ke depan Asprov PSSI Jawa Timur semakin baik,” tutupnya. (way/but)






