Surabaya (beritajatim.com) – Tiga pertandingan tanpa kemenangan membuat Caretaker Persebaya Uston Nawawi mengambil tanggung jawab penuh untuk membangkitkan motivasi dan rasa percaya diri para pemain.
Uston menegaskan, evaluasi terus dilakukan bersama tim pelatih. Menurutnya, menang atau kalah adalah bagian yang wajar dalam sepak bola, namun pembenahan tetap harus dilakukan.
“Kurang lebih dua menit, tapi ya tetap kita evaluasi sama pelatih dan tentunya kita ke pemain. Intinya satu, gak ada tim yang gak bisa dikalahkan,” ujar Uston, Selasa (2/12/2025).
Fokus Hadapi PSM Makassar
Untuk laga selanjutnya melawan PSM Makassar di Stadion B.J. Habibie pada Sabtu (6/12/2025), Uston ingin para pemain melupakan hasil imbang di Lampung. Ia menilai progress tim sudah terlihat, namun masih kurang sedikit untuk mengunci kemenangan.
“Pertandingan tinggal sedikit lagi dan tiga poin di depan mata, kurang fokus sedikit. Tapi tidak apa-apa, itu jadi tanggung jawab saya karena nanti ada review dan evaluasi. Menurut saya, jujur, progres kita cukup bagus, cuma tinggal sedikit menangnya,” jelasnya.
Ia juga memberikan pesan kepada para pemain agar tetap menjaga motivasi.
“Kalian sudah berjuang dan bermain maksimal seperti apa yang kita mau dan sudah disepakati. Tapi hasil belum berpihak pada kita. Makanya, kita harus lupakan ini dan kita fokus lawan PSM,” tegas Uston.
Masalah Fokus Menit Akhir Kembali Terulang
Salah satu kendala yang kembali muncul adalah hilangnya konsentrasi di menit-menit akhir, masalah klasik yang dialami Persebaya di beberapa musim terakhir.
Bahkan, pada laga perdana Super League melawan PSIM Yogyakarta, Persebaya harus kalah setelah kebobolan di menit 90+2.
Laga kontra PSM Makassar di Parepare akan menjadi ujian penting untuk membuktikan kemampuan Persebaya memperbaiki masalah tersebut. (way/but)






