Surabaya (beritajatim.com)– PDI Perjuangan Jawa Timur resmi melepas keberangkatan Banteng Jatim U-17 FC menuju Bali untuk berlaga di Soekarno Cup 2025. Pelepasan berlangsung di Aula Megawati Soekarnoputri Kantor DPD PDI Perjuangan Jatim, Surabaya. Keberangkatan ditandai pemotongan tumpeng oleh manajer tim, pengurus partai, dan pelatih kepada perwakilan pemain serta orang tua.
Manajer tim Banteng Jatim U-17 FC, Dr. Ir. Daniel Rohi, M.Eng.Sc, IPU, menyatakan optimisme tinggi menghadapi turnamen nasional tersebut. Keyakinan itu didukung hasil uji coba yang menunjukkan peningkatan signifikan pada performa tim.
“Dari pengamatan saya selaku manajer, semua program sudah dieksekusi sesuai jadwal. Setelah melihat dari dekat saya optimis ada kemajuan dari aspek teknis, taktik, fisik, dan mental. Target DPD, kita akan jadi juara satu,” ujar Daniel.
Daniel menegaskan bahwa tim membawa nama besar Jawa Timur dalam ajang tersebut. Dukungan dari berbagai pihak menjadi tambahan motivasi bagi para pemain muda.
“Yang kita bawa ke Bali adalah nama Jawa Timur. Pak Eri Cahyadi menyampaikan ke saya, dia janji kalau menang final, orang tua pemain akan diajak nonton ke Bali, dan pemain akan diberikan bonus,” imbuhnya.
Soekarno Cup 2025 akan diikuti delapan tim terbaik dari Jawa Barat, DKI Jakarta, Sumatera Utara, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sulawesi Selatan, dan Papua Tengah. Pertandingan akan digelar pada 5–13 Desember 2025 di Stadion Ngurah Rai Denpasar dan Stadion Dipta Gianyar.
Daniel menyebut Jawa Timur menjadi satu-satunya provinsi yang diwakili satu tim. Hal itu mencerminkan kekuatan pembinaan sepak bola di daerah.
“Kita bersyukur Jatim dianggap istimewa sebagai gudang atlet sepak bola,” katanya.
Pelatih kepala tim, Anis Septyawan, memastikan persiapan tim telah hampir rampung. Program latihan intensif dijalani selama hampir dua bulan dengan sejumlah laga uji coba.
“Persiapan hampir dua bulan, latihan dua sampai tiga kali sepekan, uji coba melawan beberapa tim, dan TC di Batu sangat membantu kesiapan fisik dan mental anak-anak,” ucap Anis. [asg/but]






