Blitar (beritajatim.com) – Menjelang masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun tidak mau ambil risiko soal keselamatan. Perusahaan pelat merah ini bergerak cepat melakukan peremajaan infrastruktur vital dengan mengganti wesel (alat pemindah jalur) di Stasiun Talun, Kabupaten Blitar.
Pekerjaan peningkatan prasarana ini difokuskan tepat pada Wesel No 1 di Km 107+1/2. Langkah teknis ini dinilai krusial untuk menjamin keamanan perjalanan kereta api yang diprediksi akan mengalami lonjakan frekuensi dalam waktu dekat.
Manajer Humas Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, menegaskan bahwa penggantian wesel ini adalah bukti nyata komitmen KAI dalam memberikan pelayanan prima.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan infrastruktur demi kenyamanan dan keselamatan para pelanggan. Langkah-langkah ini sebagai upaya KAI menggerakan transportasi berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ucap Zainul, Kamis (20/11/2025).
Sebagai informasi, wesel merupakan komponen “jantung” dalam infrastruktur rel yang berfungsi memindahkan kereta api dari satu jalur ke jalur lainnya. Kondisi wesel yang prima adalah syarat mutlak untuk mencegah insiden anjlokan atau gangguan operasional lainnya.
Zainul menjelaskan, peremajaan ini sangat mendesak mengingat tantangan operasional yang akan meningkat sebentar lagi. Masa angkutan Nataru identik dengan trafik yang padat dan tuntutan kecepatan yang tinggi.
“Hal tersebut dilakukan seiring dengan menghadapi masa angkutan Nataru 2025/2026, dimana akan bertambahnya frekuensi perjalanan KA, peningkatan kecepatan di beberapa kereta api, dan peningkatan kinerja tepat waktu (on time performance),” paparnya.
Proses penggantian wesel ini dilakukan dengan standar keselamatan yang ketat dan prosedur operasi yang teruji. Menurut Zainul, pemeliharaan infrastruktur yang berkelanjutan menjadi kunci utama dalam mendukung keselamatan operasional di tengah semangat KAI yang mengusung tagline ‘Semakin Melayani’.
Dengan infrastruktur yang diperbarui, KAI berharap kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api semakin tebal.
“Melalui pencapaian ini, kami berharap dapat terus menjaga kepercayaan masyarakat dan menghadirkan moda transportasi yang andal, aman, dan nyaman,” pungkas Zainul. [owi/aje]






