Kota Madiun (beritajatim.com) – Seorang gadis muda asal Kota Madiun dilaporkan hilang sejak Senin (4/11/2025) malam. Gadis bernama Renanda Maharani Kharisma Wardhana (20), warga Kelurahan Tawangrejo, Kecamatan Kartoharjo, pamit kepada orang tuanya untuk mengaji, namun hingga kini belum kembali.
Sang Ibu yaitu Winda Purwati, menceritakan kronologi hilangnya sang anak. Menurutnya, Renanda pamit sekitar pukul 08.30 WIB untuk berangkat mengaji. Setelah itu, ia sempat mengatakan akan membeli sabun di Toko Samudra. Namun hingga malam, Renanda tak kunjung pulang.
“Saya tunggu sampai jam 11 malam belum datang. Sampai jam 12 juga belum datang. Saya ke tempat ngajinya, tapi anaknya sudah tidak ada,” ujar Winda saat ditemui wartawan, Rabu (13/11/2025).
Sejak itu, keluarga terus melakukan pencarian ke berbagai tempat di Kota Madiun dan sekitarnya. Mulai dari lokasi pengajian, alun-alun, masjid besar, hingga daerah Caruban, Nglames, dan Sidorejo. Namun hasilnya nihil.
“Saya sama bapaknya keliling naik motor, sampai ke tiap gang kami cari. Bahkan sudah hubungi semua saudara, tapi belum ketemu,” imbuh Winda dengan suara bergetar.
Saat terakhir terlihat, Renanda mengenakan gamis merah marun dan mengendarai sepeda listrik merek Goda warna hijau toska. Ia dikenal sebagai anak tunggal yang pendiam dan tidak memiliki masalah di rumah.
Menanggapi laporan tersebut, pihak kepolisian melalui Kanit Reskrim Polsek Kartoharjo, AKP Satriyo Teguh Pranowo, membenarkan telah menerima laporan orang hilang dari keluarga.
“Begitu laporan masuk, kami langsung membuat pengumuman ke masyarakat dan melakukan penyelidikan di titik-titik terakhir keberadaan korban,” terang AKP Satriyo.
Pihak kepolisian juga telah melakukan penyisiran dan koordinasi dengan masyarakat di beberapa wilayah yang sempat melaporkan kemunculan serupa dengan ciri-ciri korban. Hingga kini, proses pencarian masih berlangsung.
“Kami terus mempersempit area pencarian dari lingkar besar hingga ke titik-titik kecil. Mudah-mudahan segera ditemukan,” pungkasnya.
Keluarga berharap bagi siapa pun yang mengetahui keberadaan Renanda agar segera menghubungi nomor darurat 110 atau Polsek Kartoharjo.
“Kami sekeluarga sangat menunggu. Mohon bantuan semua pihak agar anak kami bisa segera ditemukan,” tutup Winda. [rbr/aje]






