Kediri (beritajatim.com) – Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kota Kediri menggelar Khotmil Qur’an dan Tasyakuran atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada tiga tokoh besar bangsa, yakni Syaikhona KH. Kholil Bangkalan, KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), dan Marsinah.
Kegiatan tersebut berlangsung, pada Selasa malam (11/11/2025) di Kantor DPC PKB Kota Kediri, Jalan KH. Abdul Karim, Lirboyo, Kota Kediri, mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai. Acara diikuti oleh pengurus DPC PKB Kota Kediri bersama ratusan santri putri dari Pondok Pesantren Lirboyo yang turut khusyuk membaca dan menuntaskan khataman Alquran.
Ketua DPC PKB Kota Kediri, H. Abdul Muid, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur sekaligus kebanggaannya atas keputusan pemerintah yang menetapkan ketiganya sebagai Pahlawan Nasional.
“Syaikhona Kholil adalah mahaguru Nahdlatul Ulama, hampir semua masyayikh NU adalah murid beliau. Gus Dur adalah pendiri PKB dan tokoh perubahan di NU, sedangkan Marsinah adalah pejuang buruh yang tak kenal takut dalam memperjuangkan keadilan. Ketiganya adalah teladan dan inspirasi bagi kader PKB dan kader NU,” ujar H. Abdul Muid.

Diketahui, pada 10 November 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan, Presiden RI Prabowo Subianto menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Syaikhona KH. Kholil Bangkalan, KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), dan Marsinah dalam upacara kenegaraan di Istana Negara, Jakarta.
Melalui kegiatan ini, DPC PKB Kota Kediri berharap semangat perjuangan dan nilai-nilai keteladanan dari ketiga tokoh tersebut dapat terus menginspirasi seluruh kader partai, santri, serta masyarakat luas untuk berjuang demi kemaslahatan umat dan keadilan sosial. [nm/suf]






