Pamekasan (beritajatim.com) – Bos Madura United FC, Achsanul Qosasi memastikan reposisi Angel Alfredo Vera dari kursi pelatih menjadi direktur teknik bukan semata karena kegagalan meningkatkan performa Laskar Sape Kerrab pada kompetisi domistik Super League 2025-2026.
Sekalipun pasca memastikan reposisi terhadap juru taktik berkebangsaan Argentina, pihak manajemen sudah berencana untuk mendatangkan pelatih baru untuk meracik tim kebanggaan suporter Madura Bersatu.
“Kami mendatangkan Pelatih baru sebagai bagian dari roadmap jangka panjang tim. Sedangkan Alfredo Vera kami berencana akan memberikan tanggungjawab kepadanya sebagai direktur teknik,” kata Achsanul Qosasi, Selasa (11/11/2025).
Tidak hanya itu, pihaknya juga memastikan jika keputusan tersebut murni demi kepentingan tim. “Jadi kami mengganti (Angel Alfredo) Vera bukan karena ia gagal, tapi ini bagian dari rencana jangka panjang yang sudah menjadi keputusan tim sejak RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) pada Agustus 2025,” tegasnya.
“Namun saat itu kita fokuskan anggaran untuk yang lain, jadi ini hanya reposisi bagi tim pelatih dan dalam rangka memperkuat skuat teknis Madura United,” pungkas pria asli Sumenep, Madura, yang akrab disapa AQ.
Seperti diketahui, Angel Alfredo Vera sudah tidak tampak mendampingi Madura United kala berhasil membawa pulang 1 poin dari markas PSM Makassar, di Stadion Gelora BJ Habibie Pare-Pare, Sulawesi Selatan, Minggu (2/11/2025).
Termasuk ketika berhasil mengamankan poin kandang perdana pasca menang 2-1 dari tim tamu Persijap Jepara, pada lanjutan Super League di Stadion Gelora Madura Rato Pemelingan (SGMRP) Pamekasan, Minggu (9/11/2025).
Dalam dua laga tersebut, Lulinha dan kawan-kawan ditangani sang asisten Pelatih Madura United FC, Rakhmat Basuki yang mempu mempersembahkan 4 poin dari dua laga yang dijalani pada ajang kompetisi domistik Super League.
Sementara Angel Alfredo Vera hanya mampu mempersembahkan sebanyak 9 poin dari 9 laga yang dijalani. Bahkan dari catatan tersebut, belum sekalipun ia mampu membawa Madura United menang saat bermain di laga kandang. [pin/kun]






