Lamongan (beritajatim.com) – Persela Lamongan harus waspada, jika tak ingin kembali gagal meraih poin penuh di kandang sendiri, saat menjamu Persipal pada pekan ke-9 Championship, Jumat (7/11/2025).
Sebelumnya, Persela hanya meraih hasil imbang saat menjamu tim juru kunci Grup 2, PSIS Semarang pekan lalu. Padahal Persela dalam kepercayaan diri tinggi, dengan bekal mengalahkan dua tim teratas, Barito Putera dan PSS Sleman.
Situasi yang hampir sama trjadi saat Persela menjamu Persipal. Tim tamu datang dengan catatan belum sekalipun menang di 5 laga terakhir. Laskar Tadulako hanya meraih 4 hasil imbang dan sekali kalah.
Sementara Pesela memiliki rekor lebih baik, dengan mencatat tiga kemenangan, sekali imbang dan sekali kalah, dalam lima laga terakhirnya.
Namun catatan positif di laga sebelumnya tidak bisa menjadi garansi bagi Persela untuk meraih kemenangan atas Persipal. Seperti yang terjadi saat ditahan imbang PSIS.
“Saya tekankan jangan sampai kayak kemarin (lawan PSIS), kita terbawa irama permainan lawan. Itu yang kita camkan untuk besok melawan Persipal Palu,” kata pelatih karteker Persela, Ragil Sudirman, dalam sesi konferensi pers menjelang pertandingan melawan Persipal, Kamis (6/11/2025).
Ragil menegaskan, meskipun Persipal masih berkutat di peringkat ketiga terbawah, namun skuad asuhan pelatih Kamaludin itu tak bisa diremehkan.
Ragil menilai Persipal memiliki pemain tajam yang kapan saja bisa menikam Persela jika lengah. Salah satunya adalah pemain kelahiran Lamongan, sekaligus mantan penyerang Persela, Risqki Putra Utomo, yang sudah mencetak 3 gol uguk Persipal.
“Yang jelas di sana ada Boski (sapaan akrab Risqki). Saya lihat dia beberapa kali mencetak bola (gol) . Tapi saya tekankan pemain belakang kita untuk hati-hati sama Boski, jangan sampai bisa cetak bola. Jadi kita antisipasi, kita harus disiplin,” ucapnya.
Sementara dari kubu tim tamu, pelatih Persipal Palu, Kamaludin, menegaskan tim asuhannya membawa tekad kuat untuk mencuri poin dari Surajaya.
“Jauh-jauh hari kami sudah mempersiapkan diri untuk bertandang ke Lamongan. Selama sekitar satu minggu terakhir kami fokus memperbaiki kekurangan dan kelemahan yang ada. Kami akan bermain sebaik mungkin dan bekerja keras agar bisa mendapatkan poin di Lamongan,” ujarnya.
Kamaludin mengungkapkan, dalam laga melawan Persela, Persipal akan turun dengan para pemain lokal. Sebab, pemain asingnya tidak bisa diturunkan akibat masalah administrasi.
“Tapi selama ini, dalam 3-4 pertandingan terakhir, anak-anak lokal sudah menunjukkan semangat dan kerja keras luar biasa,” kata Kamaludin. [fak/aje]






