Gresik (beritajatim.com) – Kebakaran hebat melanda rumah milik Imam (52), warga Desa Mojopurogede, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, pada Selasa (28/10/2025) pagi. Rumah tersebut ludes dilalap api yang diduga berasal dari korsleting listrik. Kobaran api dengan cepat menjalar dan menghanguskan seluruh bangunan beserta isinya.
Warga sekitar yang melihat api membesar segera berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, si jago merah tetap berkobar dan sulit dikendalikan. Melihat kondisi itu, warga langsung melaporkan kejadian ke Pos Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kecamatan Dukun.
Menerima laporan pada pukul 08.49 WIB, petugas piket segera menuju lokasi dengan membawa satu unit mobil pemadam kebakaran, satu unit mobil suplai air, serta enam personel. Mereka langsung berjibaku bersama warga untuk memadamkan api agar tidak merembet ke rumah lain.
“Laporan kebakaran masuk ke petugas pukul 08.49 WIB. Selanjutnya anggota kami ke lokasi dibantu warga memadamkan api yang berkobar,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Gresik, Suyono, Selasa (28/10/2025).
Setelah berjuang selama lebih dari satu jam, petugas akhirnya berhasil memadamkan api sepenuhnya pada pukul 09.15 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun seluruh isi rumah hangus terbakar.
“Api berhasil dipadamkan pukul 09.15 WIB. Tidak ada korban dalam kejadian ini. Tapi kerugian materiil ditaksir puluhan juta rupiah,” ungkap Suyono.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran di lingkungan tempat tinggal. Pemeriksaan instalasi listrik secara berkala dan kewaspadaan terhadap sumber api di rumah dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali. [dny/beq]






