Surabaya (beritajatim.com)- Gaya hidup yang buruk akan berdampak pada perubahan kesehatan. Kesehatan menjadi semakin memburuk. Tak hanya itu saja berat badan juga menjadi bertambah sehingga obesitas rentan mengancam. Berikut lima tips gaya hidup
1. Melewatkan Sarapan
Banyak orang berpikir tidak sarapan merupakan cara untuk bentuk mengurangi kalori. Tetapi kenyataannya, yang terjadi justru sebaliknya. Melewatkan sarapan sering kali menyebabkan makan berlebihan saat mkaan siang. Selain itu, laju metabolisme Anda melambat, memaksa tubuh Anda masuk ke mode penyimpanan energi. Pada akhirnya, total asupan harian Anda tetap sama atau bahkan meningkat.
2. Tambahan Sirup dan Krim ke Kopi Anda
Secangkir kopi sehari memang baik, tetapi jika ditambahkan sirup dan krim, rasanya hampir seperti hidangan penutup. Frappuccino, khususnya, dapat mencapai 300-500 kalori per cangkir, dan mereka yang rutin minum kopi cenderung mengakumulasi kalori cair ini. kopi campuran mengikuti prinsip yang sama.
3. Makan Sambil Menonton TV atau Menggunakan Ponsel
Penyebab utama munculnya pikiran, “apa aku perlu makan lagi?” menjadi makan tanpa sadar. Saat ini, banyak orang makan sambil menonton video daripada mengobrol atau makan. Jika anda fokus pada video, Anda akan melewatkan titik di mana Anda merasa kenyang (sekitar 20 menit), sehingga Anda terus makan meskipun sudah kenyang. Studi bahkan menunjukkan bahwa orang yang makan sambil menonton TV makan 25% lebih banyak.
4. Saat Stres Perlu Camilan
Kebiasaan makan kompensasi seperti ini tidak hanya mempengaruhi berat badan Anda, tetapi juga keseimbangan hormon Anda. Khususnya, jika Anda sering mengonsumsi makanan tinggi gula, Anda akan mengalami kecanduan dopamin dan menjadi cemas ketika tidak ada makanan manis. Lagipula, ngemil adalah kebiasaan.
5. Self Reward Setelah Olahraga
Dengan berkedok self reward, ini merupakan jenakan untuk menambah berat badan. Anda mungkin pernah mendengar cerita orang-orang berhenti berolahraga karena kebiasaan minum minuman keras, tetapi berat badan malah bertambah. Meskipun olahraga membakar lebih sedikitkalori daripada yang anda kira, satu camilan saja dapat dengan cepat menghabiskan energi tersebut, yang menyebabkan kenaikan berat badan. (Imelda Faizza)






