Bojonegoro (beritajatim.com) – Badan Kepegawaian Negara (BKN) tengah melakukan peninjauan akhir terhadap empat nama calon Sekretaris Daerah (Sekda) Bojonegoro.
Proses ini krusial karena akan menentukan tiga peserta terbaik yang direkomendasikan kepada Bupati Bojonegoro.
Keempat pejabat yang mengikuti lelang jabatan Sekda tersebut adalah Edi Susanto, Eka Atikah, Sukaemi, dan Mahmudi. Mereka telah melalui serangkaian tes kompetensi yang ketat pada 1 hingga 8 Oktober 2025 lalu.
Menurut Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bojonegoro, Hari Kristianto, para peserta menjalani dua tahap penilaian. Tahap pertama meliputi tes kompetensi manajerial dan sosial kultural yang dilaksanakan di Universitas Negeri Surakarta (UNS).
Sementara itu, tahap kedua adalah tes kompetensi bidang/teknis yang digelar di Bojonegoro. Penilaian pada tahap ini mencakup penulisan makalah, presentasi, dan wawancara akhir.
Hasil dari serangkaian tes tersebut oleh BKKD Bojonegoro telah dilaporkan ke BKN dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.
“Saat ini, BKN sedang meninjau kompetensi keempatnya berdasarkan hasil tes yang telah dijalani,” jelas Hari Kristianto, Rabu (15/10/2025).
Hari menambahkan, rekomendasi dari BKN sangat penting karena akan menjadi penentu. Setelah peninjauan, BKN akan mengeluarkan rekomendasi yang memuat tiga nama peserta terbaik. “Kita tunggu rekomendasi BKN itu. Tiga peserta terbaik akan diumumkan 23 Oktober 2025 mendatang,” imbuhnya.
Dengan adanya tahap ini, Hari memastikan bahwa satu dari empat peserta dipastikan akan tersingkir dari bursa Sekda. Langkah selanjutnya, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono akan memilih satu nama dari tiga peserta terbaik yang direkomendasikan tersebut untuk ditetapkan sebagai Sekda Bojonegoro definitif.
“Sesuai jadwal, penetapan Sekda Bojonegoro akan dilakukan di pengujung Oktober 2025 ini,” pungkas mantan Camat Balen itu. [lus/ted]






