Surabaya (beritajatim.com) – Wali Kota Eri Cahyadi menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang menimpa sejumlah anggota Karang Taruna RW 8, Simolawang, Surabaya hingga jatuh korban jiwa akibat terseret ombak di Pantai Modangan, Kabupaten Malang, saat rekreasi, Senin (13/10/2025).
Sebagai bentuk empati dan kepedulian Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Eri Cahyadi mengungkapkan bahwa ia sudah menjalin komunikasi dengan anggota Karang Taruna yang selamat dan masih berada di Kabupaten Malang.
“Kemarin kita sudah kontak dan nanti kita juga akan mengunjungi ke sana ya,” kata Eri Cahyadi, Senin (13/10/2025).
Wali Kota menjelaskan bahwa duka cita ini adalah wujud nyata rasa empati dari Pemerintah Kota Surabaya terhadap warganya, terutama mengingat peran penting kelompok pemuda tersebut.
“Sebagai empati karena Karang Taruna adalah penggerak Kota Surabaya,” jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, musibah tragis menimpa sejumlah anggota Karang Taruna RW 8, Simolawang, Surabaya di Pantai Modangan, Kabupaten Malang ini terjadi pada hari Minggu (12/10/2025), sekitar pukul 08.00 WIB. Saat belasan anggota berenang di pantai dan tiba-tiba dihantam ombak besar. Ombak yang kuat menyebabkan empat dari mereka dilaporkan terseret ke tengah laut.
Dari empat orang yang terseret ombak, M Zulfikar Maulana (23) ditemukan selamat tidak lama setelah kejadian oleh nelayan setempat. Namun, nasib nahas menimpa dua korban lainnya. Kedua korban yang ditemukan meninggal dunia adalah Rafi Naoufal (26) dan Rinaldy Hidayat (23).
Jasad Rafi Naoufal dan Rinaldy Hidayat ditemukan oleh tim SAR Gabungan pada hari ini dan kemarin. Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasihumas) Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, membenarkan penemuan salah satu korban tersebut.
“Benar, korban atas nama Rafi Naoufal telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar dua mil dari lokasi awal kejadian. Saat ini jenazah sudah dievakuasi ke Puskesmas Donomulyo untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar, Senin (13/10/2025).
Sementara itu, satu korban lagi, Muhammad Mahin (18), hingga kini masih hilang dan proses pencarian terus dilakukan oleh tim SAR Gabungan. Upaya intensif terus dikerahkan untuk menemukan Mahin, sembari memastikan penanganan jenazah korban yang telah ditemukan berjalan lancar. (rma/ian)







1 Komentar
M.Rafi Naufal, anak saya mas
saya juga pemegang media Nusantara jaya news, mohon doanya mas