Malang (beritajatim.com) – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat memberi semangat NSR (16) salah satu santri yang selamat dalam insiden musibah di Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo. Wahyu menjenguk NSR di rumahnya di Lesanpuro, Kedungkandang, Kota Malang pada Minggu, (5/10/2025) malam.
Wahyu memberikan dukungan dan motivasi kepada korban serta keluarga untuk tetap tabah dan semangat menjalani masa pemulihan. Santri yang duduk di kelas 3 MTs itu telah menimba ilmu selama tiga tahun di pondok tersebut.
Dia sempat menjalani perawatan di salah satu Rumah Sakit di Mojokerto. Setelah kondisinya berangsur membaik, ia kini telah kembali ke rumah orang tuanya di Kota Malang.
“Kami berharap ananda segera sembuh dan bisa kembali belajar seperti biasa. Pemerintah Kota Malang akan memastikan pendampingan yang dibutuhkan selama masa pemulihan,” ujar Wahyu, Senin, (6/10/2025).
Wahyu menginstruksikan puskesmas terdekat melakukan identifikasi dan pemeriksaan secara rutin kepada korban. Bahkan bila diperlukan penanganan Wahyu juga memerintahkan RSUD Kota Malang untuk melakukan perawatan yang tepat.
Selain itu, Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Sosial P3AP2KB juga akan menurunkan tim pendamping trauma healing guna membantu pemulihan psikologis korban dan keluarganya.
Wahyu turut menginstruksikan camat dan lurah di seluruh wilayah Kota Malang untuk segera melakukan inventarisasi dan melaporkan apabila terdapat warga lain yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.
“Kami ingin memastikan seluruh warga Kota Malang yang terdampak mendapatkan perhatian dan penanganan sebaik-baiknya,” ujar Wahyu.






