Ponorogo (beritajatim.com) – Upaya pencegahan pengaruh negatif terhadap generasi muda terus digencarkan. Kodim 0802/Ponorogo bersama Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Ponorogo menggelar penyuluhan pembinaan mental.
Acara ini diikuti ratusan peserta, mulai dari anggota TNI, ASN, Persit Kartika Chandra Kirana, hingga pelajar MAN 2 Ponorogo dan SMPN 2 Ponorogo. Mereka mendapat materi penting tentang bahaya narkoba, HIV/AIDS, pornografi, serta LGBT, yang disampaikan oleh Bidan Siti Fatchul Jannah dari Dinas PPKB Ponorogo.
Kasdim 0802/Ponorogo Mayor Inf Agus Budi Cahyono, yang mewakili Dandim Letkol Inf Dwi Soerjono, menegaskan bahwa pemahaman tentang ancaman sosial tersebut wajib ditanamkan sejak dini, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.
“Materi ini sangat berharga dan harus diperhatikan serta dipahami dengan sungguh-sungguh. Ilmu yang kita terima jangan hanya didengar, tetapi harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari agar dapat membentengi diri, keluarga, dan lingkungan dari pengaruh negatif,” tegas Kasdim Ponorogo, ditulis Jumat (3/10/2025).
Dia juga berharap peserta tidak hanya menyerap ilmu untuk diri sendiri, tetapi turut menyebarkannya kepada orang lain. Dengan begitu, pengaruh-pengaruh negatif dari bahaya narkoba, HIV/AIDS, pornografi, serta LGBT dapat ditekan, khususnya kepada generasi muda. “Penyuluhan ini bisa menjadi benteng pertahanan moral dan mental generasi muda,” katanya
Dalam paparannya, Siti Fatchul Jannah menekankan bahwa narkoba, HIV/AIDS, pornografi, dan perilaku menyimpang seperti LGBT merupakan ancaman serius bagi masa depan bangsa. Dia mengingatkan bahwa pencegahan lebih baik daripada penanggulangan.
Menurutnya, penyalahgunaan narkoba bisa merusak masa depan generasi muda, HIV/AIDS mengancam kesehatan dan keberlangsungan hidup, sementara pornografi dan LGBT dapat melemahkan ketahanan moral serta merusak tatanan sosial.
“Fenomena ini harus dicegah, dijauhi, dihindari serta ditolak bersama-sama, termasuk oleh Keluarga Besar TNI di Kodim 0802/Ponorogo, demi masa depan bangsa yang lebih baik,” tegasnya.
Penyuluhan tersebut tidak hanya ditujukan kepada anggota TNI, tetapi juga remaja dan pelajar. Hal ini menunjukkan bahwa ancaman narkoba, HIV/AIDS, pornografi, dan LGBT bukan hanya masalah individu, tetapi masalah sosial yang membutuhkan sinergi seluruh pihak. Keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat diharapkan menjadi benteng utama untuk melindungi generasi muda dari pengaruh negatif yang dapat merusak moral dan masa depan mereka. [end/suf]






