Bangkalan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Bangkalan resmi mengoperasikan Sekolah Rakyat (SR) T51 pada Selasa (30/9/2025). Sekolah ini menjadi bagian dari program nasional untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem.
Peresmian ditandai dengan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang diikuti 73 siswa dari jenjang SD dan SMP. Para siswa akan tinggal di asrama dengan fasilitas terpisah antara putra dan putri, serta didampingi pengasuh.
Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menyampaikan bahwa saat ini SR Bangkalan masih menempati lokasi nonpermanen. Rencananya, sekolah akan dibangun secara permanen di Kecamatan Geger, yang berdekatan dengan sejumlah kantong kemiskinan.
“Keberadaan Sekolah Rakyat ini sangat penting. Selain membuka akses pendidikan bagi anak-anak keluarga miskin ekstrem, program ini juga sejalan dengan prioritas pembangunan SDM unggul di Bangkalan sekaligus langkah nyata menanggulangi kemiskinan,” ujarnya, Rabu (1/10/2025).
Lukman menambahkan, SR Bangkalan akan didukung 13 guru untuk mengajar beragam mata pelajaran. Selain pendidikan formal, siswa juga dibekali pembinaan karakter, kemandirian, serta keterampilan dasar penunjang masa depan mereka.
“Sekolah Rakyat hadir bukan sekadar ruang belajar, tetapi juga wadah mencetak generasi berkarakter dan mandiri. Inilah salah satu ikhtiar nyata memutus rantai kemiskinan ekstrem,” katanya.
Ia menegaskan, program Sekolah Rakyat tidak hanya menghadirkan pendidikan layak, tetapi juga membangun lingkungan yang aman dan membina.
“Dengan hadirnya sekolah ini, diharapkan anak-anak dari keluarga kurang mampu memiliki kesempatan setara untuk menggapai masa depan yang lebih baik,” tandasnya. [sar/beq]






