Surabaya (beritajatim.com)- Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar berbagai larangan seputar kesehatan.
Mulai dari nasihat orang tua, pesan berantai di media sosial, hingga kepercayaan turun-temurun yang belum tentu ada dasar ilmiahnya. Tidak jarang, larangan tersebut justru menimbulkan kebingungan, bahkan bisa membuat orang salah dalam menjaga kesehatan. Faktanya, banyak larangan yang selama ini dipercaya ternyata hanya mitos belaka. Mari kita bahas beberapa di antaranya.
1. Duduk di Lantai Bisa Masuk Angin
Banyak orang tua sering melarang anaknya duduk di lantai karena dianggap bisa menyebabkan masuk angin atau sakit perut. Padahal, secara medis tidak ada hubungan langsung antara duduk di lantai dengan masuk angin. Rasa tidak nyaman biasanya muncul karena suhu lantai yang dingin, sehingga tubuh menjadi kaku atau perut terasa kurang nyaman.
Namun, itu bukan berarti udara “masuk” ke dalam tubuh. Jadi, duduk di lantai tidak berbahaya selama kebersihan terjaga dan kondisi lantai tidak terlalu dingin.
2. Makan Semangka Malam Hari Sebabkan Flu
Sebagian orang percaya bahwa mengonsumsi buah semangka atau buah lain yang berair pada malam hari bisa menyebabkan flu atau pilek. Faktanya, flu disebabkan oleh virus, bukan karena jenis makanan tertentu. Justru, semangka kaya akan vitamin C dan kandungan air yang baik untuk hidrasi tubuh. Jadi, tidak masalah menikmati semangka di malam hari, selama porsinya tidak berlebihan dan tidak mengganggu pencernaan.
3. Jangan Tidur Setelah Makan, Nanti Perut Buncit
Mitos lain yang sering terdengar adalah larangan tidur setelah makan karena dianggap membuat perut buncit. Sebenarnya, tidur setelah makan memang tidak disarankan, tetapi alasannya bukan karena perut menjadi buncit. Jika langsung berbaring setelah makan, asam lambung bisa naik dan menimbulkan rasa tidak nyaman atau refluks.
Jadi, sebaiknya beri jeda sekitar 2–3 jam sebelum tidur. Perut buncit sendiri lebih berkaitan dengan pola makan berlebihan dan kurang olahraga, bukan karena posisi tidur.
4. Jangan Keramas Saat Malam Hari, Bisa Sakit Kepala
Keramas di malam hari sering dianggap berbahaya dan bisa menyebabkan sakit kepala atau bahkan penyakit serius. Faktanya, keramas malam hari tidak masalah asalkan rambut dikeringkan dengan baik. Rambut yang dibiarkan lembap memang bisa menimbulkan rasa tidak nyaman, tetapi tidak secara langsung menyebabkan penyakit. Jadi, kuncinya adalah memastikan rambut benar-benar kering sebelum tidur.
Mitos-mitos ini bertahan karena diwariskan dari generasi ke generasi. Kadang, larangan dibuat dengan tujuan baik, misalnya agar anak tidak kedinginan, tidak begadang, atau menjaga kebersihan. Namun, seiring berkembangnya ilmu pengetahuan, kita perlu membedakan mana larangan yang benar-benar bermanfaat dan mana yang sekadar kepercayaan lama tanpa dasar ilmiah.
Menjaga kesehatan memang penting, tetapi jangan sampai kita terjebak pada larangan yang ternyata hanya mitos. Daripada percaya begitu saja, lebih baik mencari informasi dari sumber yang terpercaya, seperti tenaga medis atau jurnal kesehatan. Dengan begitu, kita bisa menjaga tubuh tetap sehat sekaligus terhindar dari informasi yang menyesatkan. [Nazala]






