Surabaya (beritajatim.com) – PT LG Electronics Indonesia (LG) mengumumkan tiga langkah strategis untuk memperkuat posisinya di pasar Business-to-Business (B2B), khususnya untuk kategori Information Display. Langkah ini mencakup perluasan lini produk inovatif, peningkatan nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), dan menjalin kemitraan dengan distributor global.
Agustian Yusetia, Business Head of Information Display LG Electronics Indonesia, menyatakan bahwa ketiga langkah besar ini menjadi kunci utama LG dalam memperkuat sekaligus memperluas dominasi di pasar ini.
Dari sisi inovasi produk, LG memperkenalkan deret produk baru dari tiga kategori utama:
1. TV Hotel: Varian baru UK760H menjadi andalan. Ini adalah TV Hotel pertama dari LG di Indonesia yang mengintegrasikan teknologi NanoCell dengan resolusi 4K UHD. Dilengkapi sistem manajemen konten Pro:Centric yang mendukung Google Cast, TV ini juga memiliki lapisan anti karat, menjadikannya ideal untuk hotel di area pesisir.
2. Commercial TV: LG menghadirkan Commercial TV terbaru dalam ukuran 75 inci dan 86 inci dengan teknologi NanoCell. Pilihan premium lain mencakup model 100 inci menggunakan QNED EVO dengan teknologi MiniLED. Produk-produk ini memiliki kualitas industrial-grade dan jaminan purna jual selama 3 tahun, cocok untuk ruang publik, perkantoran, dan rumah sakit.
3. Lini Micro LED: LG memperkenalkan produk premium LG MAGNIT All-in-One (model LAAA) buatan Korea. Layar seluas 136 inci ini dirancang untuk ruang pertemuan korporat, menawarkan kualitas gambar luar biasa dengan teknologi Micro Pixel Pitch.
Selain itu, LG terus berinovasi di bidang pendidikan dan korporasi dengan layar interaktif pintar LG CreateBoard, dari ukuran 55 inci hingga 86 inci, yang terintegrasi dengan kecerdasan buatan (AI) canggih. Produk ini mendukung multisentuh hingga 40 titik, meningkatkan fleksibilitas pengajaran dan presentasi.
Memperkuat basis produksinya di dalam negeri juga menjadi langkah strategis LG. Pabrik di Cibitung telah memproduksi Commercial TV, Monitor Signage, Interactive Flat Panel, dan Videowall. Keberadaan fasilitas Penelitian & Pengembangan (R&D) seluas 40.000 meter persegi di Indonesia memperkuat fokus LG pada inovasi yang sesuai kebutuhan pasar lokal.
LG menargetkan pencapaian nilai TKDN minimal 40% untuk keseluruhan lini produk Information Display miliknya.
“Dengan capaian pada tingkatan tersebut, LG akan semakin mempererat kemitraan dengan berbagai industri pendukung yang pada gilirannya juga akan memajukan perdagangan dalam negeri,” ujar Agustian Yusetia.
Untuk memperluas kapabilitas distribusi dan layanan, LG secara resmi menambah kemitraannya dengan Ingram Micro. Ingram Micro dipilih karena reputasinya sebagai distributor produk teknologi global terkemuka. Kemitraan ini diharapkan dapat menjembatani produk Information Display LG termasuk Commercial TV, Digital Signage, dan Interactive Board ke jaringan luas mitra reseller di seluruh Indonesia.
Melalui ketiga langkah strategis ini, LG optimis dapat menjadi rujukan utama kebutuhan media penampil untuk kebutuhan komersial di pasar dalam negeri.[rea]






