Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC bertahan di posisi 15 klasemen sementara dan tepat berada satu strip di atas zona merah degradasi pasca menambah 1 poin dari markas PSBS Biak, pada pekan ketujuh Super League, di Stadion Maguwoharjo Sleman, Kamis (25/9/2025).
Pada laga tersebut, Laskar Sape Kerrab harus puas bermain imbang tanpa gol menghadapi tuan rumah PSBS Biak, padahal mereka sempat mendapatkan peluang emas mencetak gol melalui ekseskusi penalti, sayang Lulinha sebagai eksekutor gagal memanfaatkan peluang.
Terlebih laga tersebut, mereka juga tampil dominan sepanjang pertandingan. Sayangnya tidak satupun gol berhasil mereka ciptakan dan harus membuat mereka puas dengan torehan 1 poin dari markas lawan.
“Kami pikir kita punya kontrol di awal pertandingan, dan beberapa kesempatan bisa kita dapatkan untuk mencetak gol, termasuk penalti juga tidak bisa kita manfaatkan menjadi gol,” kata Pelatih Madura United FC, Angel Alfredo Vera usai laga.
Selain itu juru taktik berkebangsaan Argentina, juga menilai anak asuhnya sudah bermain maksimal sekalipun kemenangan belum berpihak. “Performa tim bagus, tapi karena kita tidak bisa cetak gol, akhirnya kita tidak bisa menang,” ungkapnya.
Berdasar statistik pertandingan, tim kebanggaan suporter Madura Bersatu tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 56 persen dibanding PSBS Biak, dan 9 kali tendangan ke arah gawang, dan 3 di antaranya tepat sasaran. Bahkan mereka juga mendapatkan peluang emas melalui titik putih, namun masih gagal dikonversi gol.
Tambahan 1 poin tersebut membuat tim yang bermarkas di Pulau Garam Madura, mengoleksi sebanyak 6 poin berkat hasil 1 menang, 3 kali imbang dan 3 kali kalah dari 7 laga yang dijalani. Mereka baru mampu mencetak 5 gol dan kebobolan sebanyak 9 gol.
Torehan poin tersebut membuat Lulinha dan kawan-kawan, tertahan di posisi 15 klasemen sementara, serta unggul 1 poin dari tim teratas penghuni zona merah degradasi PSBS Biak di posisi 16 klasemen sementara.
Bahkan tidak menutup kemungkinan, posisi mereka justru kembali menempati zona merah degradasi seiring dengan adanya tim zona merah, Semen Padang yang sudah mengoleksi 4 poin di posisi 17 klasemen, masih menyisakan tabungan 2 laga berbeda. [pin/aje]






