Surabaya (beritajatim.com) – Tekad Universitas Negeri Surabaya (Unesa) untuk membangun Science Edu Park kini semakin nyata. Hal ini menyusul pengesahan tiga Pusat Unggulan Iptek (PUI-PT) baru oleh Kemendiktisaintek.
Ketiga pusat riset ini akan berfokus pada bidang keolahragaan, pendidikan disabilitas, dan seni budaya. Keputusan ini menandai pengakuan pemerintah terhadap Unesa sebagai pusat keunggulan di bidang tersebut, sekaligus memperkuat langkah Unesa menuju kampus bereputasi dunia.
Pengesahan ini merupakan hasil dari proses panjang yang telah dimulai sejak tiga tahun lalu. Rektor Unesa, Nurhasan menyatakan bahwa pencapaian ini adalah buah dari kerja keras kolektif seluruh civitas akademika.
“Ini buah kerja keras kolektif seluruh civitas. Pengakuan ini memastikan Unesa benar-benar diakui negara sebagai salah satu pusat keunggulan yang memberikan kontribusi nyata bagi bangsa,” ujarnya, Rabu (24/9/2025).
Cak Hasan, sapaan Nurhasan, menambahkan bahwa kesuksesan ini tak lepas dari kebijakan Unesa yang konsisten mendukung pengembangan riset.
Kampus ini bahkan mengalokasikan dana mandiri untuk riset di tiga bidang prioritas tersebut. Hal ini menunjukkan komitmen kuatnya tanpa hanya bergantung pada dana pemerintah.
Ketiga PUI-PT ini berada di bawah koordinasi Unesa Science Center, yang berfungsi sebagai pusat integrasi riset dan inovasi. Masing-masing pusat memiliki fokus dan tujuan spesifik.
Pertama, Sport and Exercise Research Center (SERC). Ditujukan untuk mengembangkan ilmu keolahragaan berbasis sains. SERC diharapkan dapat mendukung peningkatan prestasi atlet nasional, mencetak pelatih profesional, dan mengembangkan teknologi keolahragaan.
Kedua, Disability Innovation Center (DIC). Berfungsi sebagai laboratorium sosial untuk pengembangan teknologi dan layanan pendidikan inklusif bagi penyandang disabilitas.
Ketiga, PUI Seni Budaya Majapahitan. Berperan dalam pelestarian dan pengembangan seni budaya berbasis kearifan lokal Jawa Timur, dengan fokus pada inovasi yang membuatnya tetap relevan dan bisa diperkenalkan ke kancah internasional.
Pengakuan ini juga menjadi landasan bagi Unesa untuk mewujudkan rencana ambisius mereka, yaitu mendirikan Science Edu Park. Konsep ini adalah pusat keunggulan terpadu yang akan menjadi laboratorium hidup untuk mengembangkan model pembelajaran dan teknologi pendidikan mutakhir. [ipl/but]






