Surabaya (beritajatim.com) – Local Guides Indonesia bersama komunitas Tilik Mburi sukses menyelenggarakan kegiatan “Surabaya Heritage Photowalk”. Sebuah perjalanan yang mengajak peserta menelusuri bangunan bersejarah di jantung Kota Pahlawan.
Kegiatan utama berlangsung di Kantor Pabrik Rajawali I Surabaya, salah satu bangunan bersejarah yang menjadi saksi kejayaan industri gula di masa lalu. Peserta mendapatkan penjelasan tentang sejarah arsitektur kolonial, peran pabrik gula dalam perkembangan kota, serta dokumentasi visual melalui photowalk di area heritage.

Selain itu, rombongan juga melakukan kunjungan ke Panti Asuhan Undaan dan Panti Werdha Usia Surabaya. Kunjungan ini menjadi momen refleksi sosial sekaligus kesempatan untuk memahami lebih jauh tentang sisi kemanusiaan yang tumbuh di balik bangunan-bangunan bersejarah kota.

Fahmi Adimara, Founder komunitas Local Guides Indonesia, menyampaikan bahwa Jelajah Sejarah bukan hanya soal mengenal bangunan heritage, tetapi juga tentang merasakan nilai kemanusiaan yang hidup di sekitarnya.
“Dengan berkunjung ke panti asuhan dan panti werdha, kita belajar bahwa warisan berharga tidak hanya berupa bangunan, tapi juga manusia dan kisah yang ada di dalamnya. Selain itu, untuk mendukung ekosistem ekonomi kreatif di Surabaya dan Jawa Timur, kegiatan walking tour seperti ini sangat bermanfaat bagi anak muda lokal dan para peserta yang hadir,” kata Fahmi.

Radhityaditto, Founder komunitas Tilik Mburi, menambahkan bahwa Surabaya adalah kota dengan lapisan sejarah yang luar biasa.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperlihatkan bahwa eksplorasi heritage bisa digabungkan dengan aksi sosial, sehingga nilai yang dihasilkan menjadi lebih utuh: budaya, sejarah, dan kepedulian,” kata pria yang biasa disapa Ditto ini.
Acara yang berlangsung dari pagi hingga sore ini diikuti oleh peserta terpilih dari berbagai komunitas pecinta sejarah, fotografi, dan budaya. Dengan konsep kolaboratif, kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi generasi muda untuk terus menjaga, mendokumentasikan, dan menghidupkan kembali warisan sejarah Surabaya. [but]






