Pasuruan (beritajatim.com) – Pasuruan Agriculture Festival 2025 resmi dibuka dengan meriah di Rest Area BUMDes Dewa Rama, Desa Ranggeh, Kecamatan Gondang Wetan. Acara ini bukan hanya sebagai ajang promosi produk pertanian, namun juga sebagai motivasi bagi generasi muda untuk menumbuhkan kecintaan terhadap dunia pertanian.
Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, yang akrab disapa Gus Shobih, hadir langsung membuka festival yang menyajikan berbagai pameran produk pertanian dari 24 kecamatan di Kabupaten Pasuruan.
Dalam sambutannya, Gus Shobih menekankan pentingnya perubahan pola pikir generasi muda terhadap dunia pertanian. Ia berharap festival ini dapat mendorong lahirnya inovasi-inovasi baru dalam sektor pertanian.
“Saya berharap festival ini mampu mendorong lahirnya inovasi pertanian. Dengan begitu, sektor pertanian bisa menjadi pilihan karir generasi muda,” ujar Gus Shobih, Minggu (14/9/2025).
Lebih lanjut, Gus Shobih juga menegaskan bahwa peran teknologi dalam pertanian saat ini sangat vital untuk menciptakan petani milenial yang lebih cerdas dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Pemanfaatan teknologi dan digitalisasi di sektor pertanian, menurutnya, dapat menjadikan pertanian lebih efektif, efisien, dan menguntungkan.
“Pemanfaatan teknologi bisa mengubah wajah pertanian menjadi lebih prospektif. Jangan sampai anak muda hanya melihat sektor ini sebagai pekerjaan konvensional,” imbuhnya.
Gus Shobih juga mengapresiasi kontribusi semua pihak dalam mendukung keberhasilan acara ini, terutama para petani yang terus menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Pasuruan. Ia menyampaikan apresiasi kepada OPD, KTNA, dan Bulog yang konsisten menjaga keberlanjutan ketahanan pangan di daerah tersebut.
“Terima kasih kepada semua pihak yang berkontribusi, terutama para petani. Mereka adalah pahlawan yang menjaga stabilitas pangan di daerah kita,” tegas Gus Shobih.
Festival yang berlangsung meriah ini diisi dengan pameran berbagai produk pertanian, mulai dari buah segar, sayuran berkualitas, hingga produk olahan khas daerah. Pengunjung yang datang terlihat sangat antusias, bahkan banyak yang memborong produk untuk dijadikan oleh-oleh bagi keluarga.
Harapan Gus Shobih terhadap kegiatan ini adalah agar bisa meningkatkan semangat bertani di kalangan generasi muda. Ia berharap, dengan semangat yang tercipta dari festival ini, visi Indonesia Emas 2045 dalam mewujudkan swasembada pangan dapat tercapai.
“Mari kita bersama wujudkan swasembada pangan dan dukung visi Indonesia Emas 2045,” pungkas Gus Shobih. [ada/suf]






